Jakarta, 6 Desember 2024 – Kepala Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta, Mei Ling mendukung penuh upaya Pemprov DKI Jakarta dan instansi terkait untuk mengendalikan inlfasi menjelang momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Kakanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Jumat (6/12).
Acara ini dipimpin oleh Pj. Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi yang dilanjutkan dengan paparan dan diskusi tentang upaya menjaga ketahanan pangan dalam menghadapi hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru 2025 di DKI Jakarta.
Pj Gubernur DKI Jakarta menuturkan, HLM TPID dan TP2DD bertujuan membahas bagaimana menjaga ketahanan pangan saat menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru sekaligus akselerasi percepatan dan perluasan digitalisasi pemerintah daerah. Teguh juga mengapresiasi TPID, Satgas pangan dan semua stakeholders terkait terhadap upaya yang telah dilakukan dalam pengendalian inflasi selama ini.
Teguh menambahkan, sinergi dan kerja sama pengendalian juga senantiasa dilakukan dengan Kementerian/Lembaga, Bank Indonesia, Bulog, BUMD Pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengendalikan inflasi di Jakarta.
Berdasarkan data dari Bank Indonesia, komoditas pangan masih menjadi penyumbang utama inflasi DKI Jakarta terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru. Sampai dengan November 2024, komoditas volatile food seperti beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras menjadi komoditas utama penyumbang inflasi yang perlu mendapat perhatian.
“Komoditas yang secara historis menjadi kontributor utama Natal dan Tahun Baru perlu menjadi perhatian lebih”, jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Arlyana Abubakar.
Adapun ekonomi Jakarta diperkirakan tumbuh meningkat dengan ditopang konsumsi rumah tangga yang resilien. Perekonomian Jakarta triwulan IV juga ditopang oleh meningkatnya permintaan domestik sejalan dengan berlangsungnya periode Natal dan Tahun Baru 2025, Pilkada serentak 2024, serta berbagai MICE dan event yang banyak berlangsung di Jakarta selama akhir tahun.
Arlyana Abubakar menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini sebagai bagian dari transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Capaian terbaru tersebut menunjukkan bahwa Indeks ETPD DKI Jakarta meningkat dari 91,5% pada semester I 2022 menjadi 98,3% pada semester I 2024.
Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta juga berkomitmen mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta dengan terus melaksanakan koordinasi, pembinaan, dukungan teknis, monitoring, dan evaluasi di bidang penyaluran anggaran lingkup DKI Jakarta. Hal ini juga merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mengawal anggaran daerah.
Selain Kepala Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta, acara ini juga diikuti oleh pejabat terkait antara lain Sekda Provinsi DKI Jakarta, Kepala Kantor OJK Jabodebek dan Provinsi Banten, Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kepala Stasiun Klimatologi Banten BMKG, Dirtektur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta Banten, dan Para Walikota Kota Administrasi Provinsi DKI Jakarta.


