
Surabaya, 20 November 2025 – Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur, Saiful Islam, melakukan kunjungan kerja ke KPPN Malang untuk meninjau langsung perkembangan kinerja, tata kelola anggaran, serta berbagai inovasi layanan yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini menjadi forum pemaparan kinerja unit sekaligus penyampaian arahan strategis dari Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur.
Kepala KPPN Malang, Muhammad Rusna, menyampaikan overview pelaksanaan tugas yang meliputi profil SDM, kondisi keuangan, dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Efisiensi anggaran terus dilakukan sejak awal tahun, termasuk pemblokiran Rp632 juta dan penghematan berbagai belanja operasional.
Dari sisi BMN, KPPN Malang mengelola delapan rumah dinas, empat mobil, dua motor, gedung kantor, serta Gedung RCE Center yang berstatus cagar budaya. Optimalisasi aset dilakukan melalui penetapan tarif sewa Gedung RCE sebesar Rp1.118.000 per hari mulai 2 Oktober 2025.

KPPN Malang juga menegaskan komitmennya sebagai kantor inklusif ramah kelompok rentan dengan menyediakan fasilitas aksesibilitas seperti ramp, guiding block, ruang tenang, ruang ibu dan anak, toilet disabilitas, dan loket prioritas. Dua Juru Bahasa Isyarat tersertifikasi serta kerja sama dengan Kemensos dan Omah Gembira memperkuat layanan bagi kelompok disabilitas. Hingga kini, sembilan inovasi layanan inklusif telah dijalankan.
Pada sesi teknis, setiap seksi memaparkan capaian masing-masing, termasuk penyaluran TKD dan Dana Desa, digitalisasi pembayaran, pembinaan pejabat perbendaharaan, serta penyaluran pembiayaan UMi yang telah mencapai Rp245,10 miliar kepada 45.243 debitur.

Mengakhiri kunjungan, Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur memberikan arahan terkait peningkatan pengunjung Gedung RCE, penyempurnaan IKU agar lebih mencerminkan pekerjaan nyata, dan evaluasi desain Dana Desa agar lebih efektif menjawab tantangan di daerah.




