
Surabaya – Kanwil DJPb Jawa Timur menerima audiensi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur pada Senin (9/3). Pertemuan yang berlangsung di Gedung Keuangan Negara I Surabaya ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Audiensi dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur, Syaiful Islam, dan dihadiri oleh para Kepala Bidang di lingkungan Kanwil DJPb Jawa Timur. Sementara itu, rombongan BPS Provinsi Jawa Timur dipimpin oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Ir. Herum Fajarwati, M.M., bersama tim teknis dan fungsional. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kolaboratif dengan semangat memperkuat koordinasi dalam penyediaan data ekonomi yang akurat.
Dalam kesempatan tersebut, BPS menyampaikan gambaran umum mengenai Sensus Ekonomi 2026, yang merupakan pendataan ekonomi terbesar dan paling komprehensif di Indonesia. Sensus ini dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Setelah terakhir dilaksanakan pada tahun 2016, SE2026 akan kembali mendata seluruh aktivitas usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan besar.
Melalui kegiatan ini, BPS bertujuan untuk menyediakan informasi yang lebih lengkap mengenai struktur perekonomian nasional, karakteristik usaha di berbagai sektor, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi berbasis lingkungan. Data yang dihasilkan dari SE2026 diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Pelaksanaan SE2026 dijadwalkan berlangsung pada periode Mei hingga Juli 2026. Pengisian kuesioner secara daring untuk perusahaan besar akan dimulai pada 1 hingga 31 Mei 2026. Sementara itu, pendataan lapangan secara langsung akan dilakukan oleh petugas BPS pada 15 Mei hingga 31 Juli 2026 untuk menjangkau pelaku usaha yang belum mengisi kuesioner secara mandiri.
Dalam audiensi tersebut, BPS juga menyampaikan harapan dukungan dari Kanwil DJPb Jawa Timur sebagai mitra strategis pemerintah pusat di daerah. Dukungan yang diharapkan antara lain melalui penyebarluasan informasi mengenai SE2026 kepada para pemangku kepentingan serta partisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan pengisian kuesioner.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur menyampaikan komitmen untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kanwil DJPb Jawa Timur siap berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi serta mendorong partisipasi berbagai pihak guna mendukung tersedianya data ekonomi yang akurat dan berkualitas.
Melalui sinergi antara BPS dan Kanwil DJPb Jawa Timur, diharapkan pelaksanaan SE2026 dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi penting bagi penyusunan kebijakan ekonomi nasional yang lebih efektif dan berbasis data.

Penulis: Misbachudin
Banyak manfaat yang kita peroleh dengan berolahraga, terutama dalam rangka menjaga kesehatan fisik dan mental. Olahraga di lingkungan kerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi salah satu sarana untuk tetap menjaga keseimbangan antara rutinitas kantor yang padat dengan kebutuhan akan pola hidup sehat.
Lantas bagaimana olahraga dapat mendukung produktivitas kerja di kantor?
1. Olahraga Menjaga Kesehatan

Rutinitas kerja di Kemenkeu sering kali penuh dengan tekanan karena beban kerja yang menuntut ketelitian, akurasi tinggi, dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan. Berolahraga secara rutin dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan fokus. Ketika tubuh sehat, mental juga juga terjaga, sehingga produktivitas pegawai dapat meningkat.
2. Mendukung Kesehatan Mental
Olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Endorfin yang dilepaskan selama berolahraga membantu mengurangi tingkat kecemasan, meningkatkan suasana hati, dan memberikan perasaan lebih positif, sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Di lingkungan kerja yang sering berhadapan dengan tugas-tugas padat seperti di Kemenkeu, menjaga kesehatan mental sangat penting untuk memastikan pegawai tetap termotivasi dan mampu menghadapi tekanan kerja.
3. Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pribadi

Dengan berolahraga secara rutin dan teratur, pegawai di Kemenkeu dapat lebih mudah menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Waktu yang digunakan untuk berolahraga menjadi momen yang bermanfaat di antara jam kerja yang panjang, menciptakan peluang untuk berinteraksi dengan rekan kerja dan mitra kerja dalam suasana yang lebih santai, memperkuat kerja sama tim dan solidaritas di luar urusan pekerjaan, sehingga terbawa sampai dalam lingkungan kerja.
4. Mengurangi Risiko Penyakit

Berolahraga secara rutin dapat membantu menurunkan risiko terkena berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas. Dengan program olahraga yang terstruktur dan terjadwal, Kemenkeu tidak hanya mendukung kesehatan individu pegawai, tetapi juga mengurangi risiko ketidakhadiran pegawai akibat sakit.
Manfaat olahraga menunjukkan betapa pentingnya menciptakan keseimbangan antara profesionalisme pelaksanaan tugas dengan kesehatan fisik. Membangun kebiasaan berolahraga di lingkungan kerja tidak hanya berdampak positif bagi individu, tetapi juga menciptakan budaya organisasi yang lebih sehat dan produktif.
Salam olahraga!
![]() |
| Saiful Islam, S.E., M.B.A., Ph.D. |
| Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur |
Pendidikan
Penghargaan
Riwayat Jabatan
Laporan Harta Kekayaan
Profil Pejabat Eselon III
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur
![]() |
![]() |
![]() |
| Wahidin, S.E., M.S.E. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I |
Rabindhra Aldy, S.E. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II |
![]() |
||
| Kutfi Jusmintari, S.Sos., M.A.B. Analis Perbendaharaan Negara Ahli Madya |
![]() |
| Rabindhra Aldy, S.E. |
| Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II |
Pendidikan
S1 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya [Sarjana Ekonomi] (1994)
Riwayat Pendidikan
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur (TMT. 20-06-2025)
Kepala Bidang Supervisi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dan Kepatuhan Internal, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah (TMT. 01-11-2022)
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (TMT. 14-06-2019)
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I, Kantor Wilayah Ditjen PBN Provinsi Sulawesi Selatan (TMT. 18-03-2016)
Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Kantor Wilayah Ditjen PBN Provinsi Jawa Timur (TMT. 15-01-2014)
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I, Kantor Wilayah Ditjen PBN Provinsi Jawa Timur (TMT. 27-06-2013)
Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran Kantor Wilayah Ditjen PBN Provinsi Jawa Timur (TMT.15-01-2013)
Kepala Bidang Akuntansi Dan Pelaporan, Kanwil Ditjen Pbn Provinsi Nusa Tenggara Timur (TMT. 06-07-2010)
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Palopo, Kantor Wilayah XXIII Direktorat Jenderal Perbendaharaan Makassar (TMT. 24-07-2008)
Kepala Subbagian Umum, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Makassar II, Kantor Wilayah Xxiii Direktorat Jenderal Perbendaharaan Makassar (TMT. 19-07-2007)
Kepala Seksi Verifikasi Dan Akuntansi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pare-Pare, Kantor Wilayah XXIII Direktorat Jenderal Perbendaharaan Makassar (TMT. 21-12-2004)
Kepala Sub Bagian Umum, Kantor Akuntansi Regional Makassar (TMT. 05-07-2002)
Penghargaan
Peringkat II Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Tahun Anggaran 2021 Tingkat Nasional (14-02-2022)
Satya Lancana Karya Satya XX Tahun (21-07-2016)