
Dalam rangka peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Menkeu Purbaya bersama Wamenkeu Juda Agung, didampingi Direktur Jenderal Perbendaharaan, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5).
Jajaran Kemenkeu Satu Jawa Timur turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Keuangan tersebut, termasuk Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran kementerian terkait serta pemerintah daerah. Kehadiran Menteri Keuangan dan Dirjen Perbendaharaan menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam mengawal program strategis nasional melalui optimalisasi pelaksanaan APBN di daerah.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekonomi rakyat mulai dari desa. Presiden menyampaikan optimisme bahwa KDKMP akan menjadi penggerak kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Presiden juga menyoroti keterkaitan antara program KDKMP dan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mendorong perputaran ekonomi di desa. Menurut Presiden, pelaksanaan program tersebut akan menciptakan aktivitas ekonomi baru yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari petani, peternak, pelaku UMKM, hingga produsen pangan lokal.
“MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita,” ujar Presiden.
Selain penguatan ekonomi desa, Presiden turut menegaskan pentingnya tata kelola dan integritas dalam pelaksanaan program. Pemerintah, menurut Presiden, akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk penyimpangan agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kunjungan kerja ini, jajaran Kemenkeu Satu Jatim terus mendorong sinergi pusat dan daerah agar belanja negara dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penguatan ekonomi kerakyatan, dan pemerataan pembangunan. Dengan operasionalisasi 1.061 KDKMP, pemerintah berharap koperasi desa dapat menjadi fondasi penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan desa yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
















