Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalsel pada (29/08). Kegiatan ini mengusung tema “Percepatan Transformasi Ekonomi melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian untuk Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga serta Penguatan Digitalisasi Keuangan Daerah.” Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekda Prov Kalsel, Kepala BI Kalsel, Kepala BPS Kalsel, Sekda seluruh Kab/Kota di lingkup Kalsel, serta jajaran instansi vertikal dan Pemerintah Daerah yang tergabung dalam TPID dan TP2DD se-Kalsel.
Dalam forum tersebut, Kepala Kanwil DJPb Kalsel menyampaikan perkembangan berbagai program strategis pemerintah, termasuk langkah-langkah pengendalian inflasi dari sisi kebijakan fiskal. Selain itu, disampaikan pula komitmen dukungan terhadap percepatan dan perluasan digitalisasi keuangan daerah, yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan efisien.
Kondisi inflasi di Kalimantan Selatan saat ini berada dalam level yang terkendali, didukung oleh sinergi program seperti pemantauan harga kebutuhan pokok, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produksi melalui program cetak sawah rakyat dan optimasi lahan pertanian.
Digitalisasi keuangan daerah di Kalsel terus diperkuat. Seluruh Pemda telah menerapkan sistem digital dalam pengelolaan pendapatan dan belanja, sebagai bagian dari transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap teknologi. Diharapkan, sinergi antara TPID dan TP2DD mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah, menjaga stabilitas harga, serta mendorong transformasi ekonomi Kalimantan Selatan menuju arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


