Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, bersama tim, serta Kepala Kanwil DJKN Kalselteng, Tetik Fajar Ruwandari, melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Prioritas Nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kalimantan Selatan. Kunjungan ini berlangsung di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin yang berlokasi di Banjarbaru, Senin (13/10),
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan SR, di antaranya Plh. Kepala BBPPKS Banjarmasin di Banjarbaru, Kepala SR dari BBPPKS, Kepala SR dari Sentra Budi Luhur, Kepala SR dari Balai Latihan Kerja (BLK), serta guru dan tenaga pendidik yang aktif mendampingi siswa dalam proses belajar.
Rangkaian kegiatan monitoring mencakup peninjauan aktivitas siswa Sekolah Rakyat, peninjauan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar, serta diskusi langsung dengan para kepala sekolah. Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai hal penting seperti progres dan kendala penyelenggaraan, serta tantangan lapangan yang dihadapi oleh satuan pendidikan di tiga lokasi: BBPPKS Banjarmasin, Sentra Budi Luhur Banjarbaru, dan BLK Provinsi Kalimantan Selatan.
Dari hasil kunjungan ini, Tim Kanwil DJPb dan DJKN memberikan rekomendasi strategis dari sisi Kementerian Keuangan, guna mendukung keberlanjutan dan peningkatan kualitas pelaksanaan Sekolah Rakyat, terutama dalam aspek perencanaan, dan pemanfaatan aset negara.
Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan memberdayakan bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan. Harapan ke depan, Sekolah Rakyat dapat terus tumbuh menjadi ruang belajar yang bermakna dan mampu mencetak generasi yang mandiri serta berdaya saing.


