
Mamuju, 8 April 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Hibah Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Program Hibah Pengembangan Sarana dan Prasarana Perkebunan Sawit pada Rabu, 8 April 2026 dengan narasumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Kementerian Keuangan dengan dihadiri peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Sulawesi Barat .
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi prioritas penggerak ekonomi di wilayah Sulawesi Barat, bentuk nyata interaksi Pemerintah Pusat (dalam hal ini Kementerian Keuangan) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bidang pengelolaan Keuangan dan Perekonomian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas perkebunan kelapa sawit di Sulawesi Barat mencapai 146,59 ribu hektare, termasuk perkebunan rakyat seluas 108,6 ribu hektare. Namun, saat ini banyak kebun sawit rakyat yang telah melewati masa produktif puncaknya, sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas secara keseluruhan.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, menyatakan bahwa pertemuan ini difasilitasi untuk menghubungkan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Sulawesi Barat dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan yaitu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Tujuannya adalah memperluas akses pendanaan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan industri sawit daerah yang ramah lingkungan sehingga memastikan APBN dapat menopang stabilitas fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di atas target 5,4% .
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Gedung Keuangan Negara Mamuju dan melalui media daring ini juga menegaskan komitmen Kanwil DJPb Sulbar dalam menciptakan perekonomian yang produktif, inklusif, dan berkeadilan, hal yang sejalan dengan Misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat “Mendorong pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi Sulbar”. Melalui sosialisasi ini, diharapkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan pengembangan sarana prasarana dapat terimplementasi dengan baik demi kesejahteraan petani sawit, kemajuan ekonomi Sulawesi Barat dan keberlangsungan lingkungan hidup. Kanwil DJPb Sulbar dalam pembukaannya menyediakan diri untuk memfasilitasi komunikasi berikutnya Pemerintah Daerah di Sulawesi Barat untuk bisa berinteraksi langsung dengan Kementerian Keuangan dalam hal ini Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dalam upaya memperluas akses pendanaan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan produktivitas sektor perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Barat, hal yang pada akhirnya akan mempunyai dampak signifikan pada peningkatan PAD, stabilitas fiskal nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Syakran rudy, juga mengingatkan, bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Perkebunan Sawit adalah Program Hibah kepada masyarakat pekebun dan Pemerintah Daerah yang pengelolaannya diserahkan kepada Pemerintah Daerah untuk tetap menjaga tata Kelola yang baik (Governance) saat Hibah tersebut dilaksanakan di wilayah masing-masing.
--- SELESAI ---





