Dalam upaya memperkuat budaya sadar risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, KPPN Pati menyelenggarakan kegiatan Capacity Building/In House Training (IHT) Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran yang dilaksanakan di halaman kantor KPPN Pati pada Rabu (3/6).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat, pegawai, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan responsif terhadap potensi bencana kebakaran.
Kegiatan diawali dengan doa bersama dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan arahan Kepala KPPN Pati, Bapak Juanda. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa gedung perkantoran memiliki tingkat risiko kebakaran yang perlu diantisipasi secara serius mengingat tingginya aktivitas kerja, kompleksitas instalasi listrik, serta penggunaan berbagai perangkat elektronik. Menurut beliau, kebakaran tidak hanya berpotensi mengancam keselamatan pegawai, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian besar terhadap aset dan data penting kantor. Oleh karena itu, seluruh pegawai dan PPNPN diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan mitigasi risiko secara berkelanjutan.
Pada sesi utama, peserta memperoleh materi mengenai pencegahan kebakaran sekaligus praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang disampaikan oleh narasumber dari CV Dwi Putra, Bapak Sulistiyono. Peserta diperkenalkan pada teknik penggunaan APAR yang benar melalui metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), mulai dari mencabut pin pengaman, mengarahkan nozzle ke sumber api, menekan tuas, hingga menyapu area api secara merata. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai posisi aman saat melakukan pemadaman, baik di dalam maupun di luar ruangan, guna meminimalkan risiko cedera dan paparan asap berbahaya.
Tidak hanya menerima teori, seluruh peserta turut berpartisipasi dalam simulasi pemadaman kebakaran menggunakan APAR secara langsung dengan pendampingan narasumber. Antusiasme peserta terlihat saat bergantian mempraktikkan teknik pemadaman api sesuai prosedur yang telah dipelajari. Melalui kegiatan ini, KPPN Pati berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran. Kegiatan ditutup dengan penegasan pentingnya mitigasi risiko kebakaran secara berkelanjutan, termasuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi APAR agar selalu siap digunakan saat dibutuhkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya KPPN Pati dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan seluruh insan perbendaharaan. (timhumaskppnpati)



