
Sidoarjo, 30 Juli 2026 – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Press Conference Bulan Juli 2026 secara daring melalui Microsoft Teams. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) satuan kerja mitra KPPN Sidoarjo serta pegawai KPPN Sidoarjo sebagai sarana penyampaian informasi terkini mengenai kinerja APBN dan pengelolaan keuangan negara di wilayah kerja KPPN Sidoarjo.
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari standardisasi kegiatan manajemen dan penguatan budaya organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan ini dibuka oleh Kepala KPPN Tipe A1 Sidoarjo, Vicensia Retnasari, yang menyampaikan perkembangan pelaksanaan APBN hingga akhir Juli 2026.
Tren Pagu Anggaran Terus Meningkat
Dalam paparannya, Kepala KPPN Sidoarjo menyampaikan bahwa total pagu satuan kerja di wilayah KPPN Sidoarjo menunjukkan tren peningkatan dalam lima tahun terakhir. Total pagu yang pada tahun 2022 sebesar Rp6,4 triliun meningkat menjadi Rp10,5 triliun pada Semester II Tahun 2026. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan belanja pegawai, sementara belanja barang dan belanja modal mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Tumbuh Positif
Hingga 29 Juli 2026, penyaluran belanja Pemerintah Pusat melalui KPPN Sidoarjo menunjukkan kinerja yang positif dengan kenaikan realisasi sebesar 8,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Rincian realisasi per jenis belanja adalah sebagai berikut:
Belanja Pegawai mencapai 59,07 persen dari pagu atau meningkat 7,11 persen secara tahunan;
Belanja Barang mencapai 53,82 persen atau meningkat 23,52 persen secara tahunan;
Belanja Modal mencapai 45,83 persen atau meningkat 3,38 persen secara tahunan.
Capaian tersebut mencerminkan keberlanjutan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah yang mendukung pelayanan publik serta pembangunan nasional di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya.
Dukungan terhadap Program Prioritas Nasional
KPPN Sidoarjo juga menyampaikan perkembangan realisasi Program Prioritas Nasional yang didanai melalui APBN. Beberapa program yang telah terealisasi antara lain:
Revitalisasi Sekolah dan Madrasah sebesar Rp474 juta;
Preservasi Jalan sebesar Rp200,183 miliar;
Preservasi Jembatan sebesar Rp20,931 miliar; dan
Kegiatan prioritas yang mendukung program Presiden sebesar Rp1,981 miliar.
Realisasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
Perkembangan IKPA Satker Perlu Terus Dioptimalkan
Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula perkembangan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Bendahara Umum Negara (BUN). Hingga Juli 2026, sebanyak 69 satuan kerja berhasil memperoleh nilai IKPA di atas 89, sementara 6 satuan kerja masih berada di bawah nilai tersebut.
Beberapa indikator yang masih perlu menjadi perhatian adalah penyerapan anggaran, belanja kontraktual, penyelesaian tagihan, dan capaian output. KPPN Sidoarjo mendorong seluruh satuan kerja untuk terus melakukan langkah perbaikan guna mengoptimalkan capaian IKPA pada Triwulan III Tahun 2026.
Penyaluran Transfer ke Daerah Berjalan Baik
Untuk penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) di Kabupaten Sidoarjo, hingga 29 Juli 2026 telah terealisasi sebesar 62,64 persen dari pagu yang tersedia. Beberapa komponen transfer yang telah tersalurkan antara lain:
Dana Alokasi Umum (DAU): 66,1 persen;
Dana Bagi Hasil (DBH): 42,45 persen;
BOK Puskesmas: 68,93 persen;
Dana Desa: 98,68 persen;
DAK Nonfisik Lain: 54,36 persen; dan
Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP): 49,58 persen.
Penyaluran transfer tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Sidoarjo.
Sosialisasi PMK Nomor 41 Tahun 2026
Selain penyampaian kinerja APBN, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 41 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 62 Tahun 2023 mengenai Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, serta Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Materi disampaikan oleh Pranata Keuangan APBN Mahir KPPN Sidoarjo, Oki Rifki Arissaputra.
Sosialisasi menyoroti berbagai perubahan regulasi, khususnya terkait tugas dan wewenang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), mekanisme pelaksanaan anggaran, serta sejumlah ketentuan yang mengalami penyempurnaan guna mendukung tata kelola keuangan negara yang semakin efektif dan akuntabel.
Komitmen Menjaga Integritas dan Kualitas Layanan
Menutup kegiatan, Kepala KPPN Sidoarjo kembali menegaskan komitmen seluruh jajaran KPPN Sidoarjo untuk terus menjaga integritas, menolak segala bentuk gratifikasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan. Komitmen tersebut sejalan dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih KPPN Sidoarjo.
Melalui kegiatan Press Conference ini, KPPN Sidoarjo berharap terjalin komunikasi yang semakin baik dengan seluruh satuan kerja mitra serta tercipta pengelolaan APBN yang lebih optimal, transparan, dan akuntabel dalam mendukung pembangunan nasional.










