
Sidoarjo, 12–13 Agustus 2025 – Tim Central Government selaku Financial Advisor dari KPPN Sidoarjo melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan anggaran serta digitalisasi pembayaran di sejumlah satuan kerja (satker).
Pelaksanaan monev dilakukan di beberapa satker strategis, di antaranya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali, Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Jawa Timur, Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur, serta Kanwil Kementerian Agama.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola keuangan negara berjalan akuntabel, meningkatkan kepatuhan satker dalam pengelolaan anggaran, serta memperkuat pemahaman mengenai digitalisasi pembayaran.
Hasil Monitoring dan Evaluasi
Dari hasil evaluasi, terdapat beberapa catatan penting sebagai berikut:
1. Indikator IKPA yang Belum Optimal
Tim menemukan masih adanya indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait Deviasi Halaman III DIPA, Penyerapan Anggaran dan Pengelolaan UP dan TUP.
2. Digitalisasi Pembayaran
Implementasi digitalisasi melalui Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan Digipay terus didorong. Meski penggunaannya sudah berjalan, masih terdapat kendala pada beberapa satker terutama terkait pemahaman teknis dan kesiapan administrasi. Tim menekankan agar satker mempercepat adaptasi demi meningkatkan efisiensi dan transparansi pembayaran.
3. Sertifikasi Pejabat Pengelola Keuangan
Kegiatan juga menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi bagi pejabat pengelola keuangan. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi persyaratan formal, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM pengelola anggaran.
4. Penutupan Rekening Tidak Aktif
Tim mengingatkan satker agar segera menutup rekening pemerintah yang sudah tidak aktif. Hal ini penting untuk mendukung prinsip tertib administrasi serta mengurangi risiko penyalahgunaan rekening.
Kesimpulan
Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Tim Central Government selaku Financial Advisor menegaskan komitmen KPPN Sidoarjo dalam mendorong tata kelola keuangan negara yang lebih baik. Masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait optimalisasi indikator IKPA, percepatan digitalisasi pembayaran, sertifikasi pejabat pengelola keuangan, serta penertiban rekening tidak aktif.
KPPN Sidoarjo berharap melalui pendampingan ini, satker dapat semakin profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola keuangan negara, sejalan dengan semangat mewujudkan pelayanan yang CLEAR (Cepat, Lugas, Efisien, Amanah, Ramah, dan Sempurna).
©2025_Edukasi165










