
Surabaya, 26 November 2025 — Dalam upaya mendukung percepatan akses pembiayaan dan mendorong pencapaian program prioritas nasional di sektor perumahan, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan pembahasan Proposal Kredit KDMP Jawa Timur pada Selasa (2/12) dan dihadiri oleh perwakilan bank penyalur serta mitra terkait.
Pertemuan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta memastikan efektivitas pelaksanaan dua program pembiayaan yang memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan memperkuat struktur ekonomi daerah. KUR Perumahan merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat mengakses rumah layak huni dengan skema kredit terjangkau. Sementara itu, skema Kredit Dana Manfaat Pemerintah (KDMP) dirancang untuk memperluas akses pembiayaan melalui pendekatan kolaboratif yang berbasis kebutuhan daerah.

Dalam agenda pertama, peserta rapat membahas perkembangan penyaluran KUR Perumahan di Jawa Timur. Masing-masing bank penyalur menyampaikan capaian realisasi, kendala lapangan, serta strategi percepatan yang telah ditempuh. Diskusi menyoroti pentingnya penyederhanaan proses, perluasan outreach kepada masyarakat, serta penguatan sosialisasi manfaat KUR Perumahan di daerah-daerah dengan permintaan tinggi.
Agenda kedua memfokuskan pembahasan pada Progress Proposal Kredit KDMP Jawa Timur, termasuk kesiapan teknis, proses asesmen, dan potensi sektor yang dapat didukung melalui skema pembiayaan ini. Melalui paparan dan diskusi, diperoleh sejumlah rekomendasi tindak lanjut untuk memperkuat efektivitas implementasi serta memastikan bahwa setiap proposal yang diajukan memiliki dampak nyata terhadap penguatan perekonomian daerah.
Rapat ini juga menjadi forum bagi bank-bank penyalur untuk menyampaikan kontribusi dan realisasi masing-masing, sekaligus mengidentifikasi langkah perbaikan yang dapat ditempuh secara bersama. Melalui pendekatan koordinatif, diharapkan pelaksanaan KUR Perumahan dan Kredit KDMP dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur, Saiful Islam, menegaskan bahwa keberhasilan dua program pembiayaan ini bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan, komunikasi intensif, serta komitmen untuk menjaga kualitas penyaluran pembiayaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.




