Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Riau bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi kewirausahaan muda melalui penyelenggaraan Asian Young Bazar Fest dan Asian Young Business Pitching Competition dalam rangkaian International Business and Entrepreneurship Carnival (IBEC) 2026 pada tanggal 30 April 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai mitra internasional, sehingga menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM, mahasiswa, akademisi, dan praktisi bisnis dari Indonesia dan Malaysia. Asian Young Bazar Fest menghadirkan 18 pelaku UMKM, termasuk UMKM binaan dan mitra Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Riau, yaitu Yeshe Fashion, Fenny Yara Macrame, dan Bollenasa. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang tidak hanya memperkaya variasi produk yang ditampilkan, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas melalui interaksi dengan komunitas akademik internasional.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Riau, Budiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Riau, UMRAH, dan UiTM Malaysia dalam menghadirkan ruang kolaboratif bagi pengembangan kewirausahaan generasi muda. Asian Young Bazar Fest berlangsung semarak dengan dukungan pertunjukan musik yang menarik antusiasme pengunjung, yang didominasi mahasiswa UMRAH dan UiTM Malaysia. Melalui keterlibatan mahasiswa dari salah satu universitas terbesar di Malaysia, kegiatan ini berhasil menghadirkan dimensi internasional yang memperluas eksposur UMKM lokal sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan Kepulauan Riau kepada audiens yang lebih beragam. Selain menjadi sarana promosi dan transaksi, bazar ini juga memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM dan mahasiswa lokal terkait strategi pemasaran, pengemasan produk, serta pendekatan promosi yang diterapkan oleh peserta UMKM dari UiTM. Kompetisi booth UMKM terbaik yang dinilai oleh juri dari UMRAH dan UiTM semakin mendorong kreativitas, inovasi, dan profesionalisme peserta dalam menampilkan produk unggulannya.
Secara paralel, Asian Young Business Pitching Competition mempertemukan sepuluh tim terbaik yang lolos seleksi proposal untuk mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri yang terdiri atas perwakilan Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Riau, UMRAH, dan UiTM Malaysia. Kompetisi ini menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda dalam membangun inovasi bisnis yang kompetitif, sekaligus memperkaya perspektif kewirausahaan melalui pertukaran gagasan lintas negara. Interaksi antara peserta dari Indonesia dan Malaysia memberikan pengalaman pembelajaran yang berharga mengenai peluang, tantangan, dan pendekatan bisnis di masing-masing negara.




