
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Benteng kembali merilis Serial Realisasi APBN Instansi Lingkup Selayar (SRIANNISA) edisi Oktober 2025. Laporan ini menampilkan capaian realisasi anggaran pada berbagai sektor dan satker di Kabupaten Kepulauan Selayar, sekaligus menjadi barometer kinerja fiskal pemerintah pusat di daerah. Hingga Oktober 2025, realisasi belanja APBN tercatat telah mencapai 83,42 persen, atau setara Rp903,84 miliar. Capaian tersebut menunjukkan progres yang solid menuju penyerapan anggaran optimal pada akhir tahun anggaran.
Pada saat yang sama, penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) juga menunjukkan kinerja kuat dengan realisasi 84,68 persen. Rinciannya, Dana Transfer Umum telah tersalur sebesar Rp541,72 miliar atau 90,38 persen, sementara Dana Transfer Khusus mencapai Rp112,73 miliar atau 69,20 persen. Adapun Dana Desa dan Insentif Fiskal terealisasi sebesar Rp52,01 miliar atau 72,23 persen. Penyaluran ini diharapkan terus memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan wilayah.
Dari sisi satuan kerja, lima satker dengan realisasi anggaran tertinggi berhasil menunjukkan performa memuaskan. Pengadilan Agama Selayar memimpin dengan realisasi mencapai 86,83 persen, disusul Balai Taman Nasional Takabonerate dengan 86,30 persen. Posisi berikutnya ditempati UPP Jampea sebesar 85,73 persen, UPP Selayar sebesar 85,35 persen, serta MAN Selayar dengan capaian 84,92 persen. Pencapaian ini menjadi indikator komitmen satker dalam akselerasi program dan kegiatan strategis di lapangan.
Pada komponen belanja APBN secara keseluruhan, realisasi hingga akhir Oktober menunjukkan persebaran yang proporsional. Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp95,63 miliar dari pagu Rp114,25 miliar, sedangkan Belanja Barang mencapai Rp46,78 miliar dari pagu Rp68,20 miliar. Untuk Belanja Modal, realisasi sebesar Rp54,95 miliar dari pagu Rp63,89 miliar, yang menandakan percepatan proyek fisik dan kebutuhan infrastruktur strategis.
Dengan capaian yang konsisten meningkat, KPPN Benteng terus mendorong percepatan pelaksanaan anggaran yang efektif, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Serial SRIANNISA menjadi media transparansi publik sekaligus wahana edukasi tentang pengelolaan APBN di daerah. KPPN Benteng mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga sinergi dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang semakin baik.


