KPPN Kolaka mencatat pertumbuhan belanja instansi pemerintah pusat Kementerian/Lembaga (K/L) selama semester I Tahun 2021 mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), realisasi belanja K/L sebesar Rp210,56 miliar tumbuh 35 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini disokong dari semua jenis belanja dimana belanja pegawai mengalami peningkatan 22,6 persen, belanja barang 31,1 persen dan belanja modal tumbuh 102,3 persen.
“Komposisi ini sangat menggembirakan dan KPPN memberikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja di wilayah pembayaran KPPN Kolaka”demikian disampaikan Kepala KPPN Kolaka, Arief Rokhman dalam rilis hari Rabu 30/6.
Secara detil realisasi belanja negara semester 1 Tahun 2021 di wilayah pembayaran KPPN Kolaka sebesar Rp429,77 miliar atau 38,84 persen dari pagu anggaran Rp1,1 triliun. Realisasi belanja K/L sebesar Rp210,56 miliar atau 46,51 persen pagu dan TKDD sebesar Rp219,94 miliar atau 33,57 persen dari pagunya. Untuk belanja K/L terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp117,94 miliar (55,31 persen), belanja barang Rp68 miliar (41,31 persen), belanja modal Rp24,48 miliar (32,81 persen) dan belanja bansos Rp42 juta (100 persen). Sementara itu TKDD terdiri atas belanja penyaluran DAK Fisik sebesar Rp39,15 miliar (11,43 persen) dan Dana desa sebesar Rp180,79 miliar (58,11 persen).


Guna membantu masyarakat desa yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19, pemerintah telah menetapkan kebijakan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa. Pata tahun 2021 ini bantuan diberikan secara bulanan sebesar Rp300 ribu per keluarga selama 12 bulan.
Satuan kerja lingkup KPPN Kolaka kembali meraih penghargaan tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari Kamis 10 Juni 2021. Ada tiga satkeryang meraih penghargaan kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2020. BPS Kabupaten Kolaka meraih peringkat pertama IKPA kategori satker dengan pagu kecil di bawah 10 miliar. Pada kategori ini KPU Kab. Kolaka meraih peringkat ketiga. Sementara itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Kolaka Timur meraih peringkat ketiga kategori satker Dekon/Tugas Pembantuan.
Meskipun masih dalam masa pandemi, KPPN Kolaka mencatat realisasi belanja negara di wilayah pembayaran kPPN Kolaka sampai dengan akhir Mei 2021 mencapai Rp343,18 miliar atau 31,08 persen dari alokasi anggaran Rp1,15 triliun. Capaian ini naik 1,55 persen dari raihan periode yang sama tahun 2020 yang lalu. Demikian diungkapkan Kepala KPPN Kolaka, Arief Rokhman pada rilis APBN, Senin 31/5 kemarin.
Meskipun masih dalam masa pandemi covid-19, realisasi pembiayaan di masyarakat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Kolaka terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data pada aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sampai tanggal 15 Juni ini realisasi penyaluran KUR sebesar Rp173 miliar dengan jumlah debitur 4.584 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2020 dan bahkan tahun 2019 sebelum ada pandemi.
KPPN Kolaka mencatat sampai dengan akhir bulan Mei 2021, realisasi penyaluran DAK Fisik sebesar Rp31,57 miliar (9,22 persen) dari pagu Rp342,6 miliar.
KPPN Kolaka berhasil meraih penghargaan sebagai peringkat 2 nasional dalam penggunaan uang persediaan melalui digital payment marketplace pemerintah untuk KPPN Tipe A2. Hal ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan Nomor: KEP-109/PB/2021. Adapun peringkat pertama diraih oleh KPPN Singaraja, Bali dan peringkat ketiga oleh KPPN Tarakan, Kalimantan Utara.
