Pada periode sampai dengan 31 Januari 2026, realisasi Belanja Negara yang dikelola melalui KPPN Kupang mencapai Rp1.443,77 miliar, atau 9,72% dari total pagu sebesar Rp14.860,96 miliar. Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp218,83 miliar atau 3,16% dari pagu, sedangkan Transfer ke Daerah telah mencapai Rp1.224,94 miliar atau 15,42% dari pagu. Komponen belanja terbesar pada pemerintah pusat berasal dari Belanja Pegawai, yang mencapai realisasi sebesar Rp192,38 miliar, disusul Belanja Barang dan Belanja Modal dengan realisasi yang masih berada di bawah 1%.
Komponen Transfer ke Daerah menunjukkan peningkatan signifikan terutama pada Dana Alokasi Umum (DAU) yang terealisasi sebesar Rp810,74 miliar atau 15,53% dari pagu. Sementara itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik belum menunjukkan realisasi, dan DAK Nonfisik telah mencapai Rp413,77 miliar atau 18,13%. Transfer lainnya seperti Dana Bagi Hasil (DBH) menunjukkan realisasi relatif kecil yaitu Rp0,43 miliar, atau 9,55% dari pagu yang tersedia.
Dari sisi kinerja Kementerian/Lembaga, sepuluh K/L dengan pagu terbesar di wilayah kerja KPPN Kupang menunjukkan tingkat realisasi yang bervariasi. Kementerian Pekerjaan Umum memiliki pagu terbesar sebesar Rp1.271,02 miliar, tetapi realisasi masih rendah yaitu Rp947,04 juta atau 0,07%. Sebaliknya, Kementerian Pertahanan serta Kementerian Perhubungan menunjukkan tingkat penyerapan lebih tinggi masing-masing 6,88% dan 6,35%. Beberapa K/L seperti Kementerian Agama dan Kepolisian RI juga mencatat realisasi awal di atas 4%.
Pada kelompok K/L lainnya, Kementerian Pertanian, Kementerian PKP, serta Kementerian Kesehatan menunjukkan realisasi yang masih rendah dengan capaian di bawah 2%. Namun, Kementerian IMIPAS menonjol dengan capaian 4,62%, menunjukkan progres yang relatif lebih baik pada awal tahun anggaran. Secara keseluruhan, data ini menggambarkan bahwa penyerapan anggaran pada bulan pertama tahun 2026 masih berada pada fase awal, dengan realisasi yang lebih besar didominasi oleh Transfer ke Daerah, khususnya komponen DAU dan DAK Nonfisik.
Proyek Strategis Nasional pada Satker Mitra Kerja KPPN Kupang yaitu Pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang dan Pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo.Realisasi penyaluran dana transfer ke daerah s.d. 31 Januari 2026 pada wilayah kerja KPPN Kupang sebesar total Rp1.224,94 Miliar atau 16,59% dari pagu total. Dana Alokasi Umum (DAU) telah disalurkan sebesar Rp810,74 Miliar atau 16,21% dari pagu. Dana Bagi Hasil (DBH) disalurkan sebesar Rp0,43 Miliar atau 9,55% dari pagu DBH. Penyaluran DAK Fisik sebesar Rp0 atau belum ada penyaluran DAK Fisik. DAK Nonfisik telah disalurkan sebesar Rp413,77 Miliar atau 18,13% dari pagu seluruh DAK Nonfisik.


























