
Dalam rangka Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai Standar ISO 37001:2016, KPPN Magelang telah mengadakan Kick Off yang ditandai antara lain dengan pembacaan ikrar dan penandatanganan Komitmen Bersama. Kegiatan tersebut ditindaklanjuti dengan membentuk Struktur Organisasi SMAP, menyusun Tim Implementasi yang diterapkan dengan keputusan Kepala KPPN Magelang. Selanjutnya Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) selaku unit In Charge menyusun dokumen yang dipersyaratkan sesuai Pedoman yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan.
Dalam upaya meningkatkan pemahaman seluruh pejabat/pegawai, pada hari Jumat tanggal 3 Juni 2022 diadakan kegiatan internalisasi yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan pemahaman pegawai atas ISO SMAP 37001:2016.
Dalam sambutannya, Kepala KPPN Magelang Nurhidayat menjelaskan bahwa ISO SMAP merupakan program kepatuhan dalam mengidentifikasi, mencegah dan mendeteksi penyuapan yang berstandar internasional. ISO SMAP ini harus diterapkan oleh unit yang telah memperoleh predikat WBBM. Jika suatu unit layanan telah berpredikat WBBM dan disisi lain menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sudah barang tentu kepercayaan masyarakat (trust) akan meningkat.
Selanjutnya kepala Seksi MSKI R. Taufik Hidayat dalam paparannya menjelaskan lebih rinci hal hal terkait implementasi ISO SMAP.
Kegiatan yang diikuti dengan penuh perhatian dari peserta tersebut diakhiri dengan penayangan video anti penyuapan serta penegasan bahwa dalam implementasi ISO SMAP sangat diperlukan adanya dukungan internal maupun eksternal.



Dalam rangka percepatan DAK Fisik, Dana Desa, dan rekonsiliasi pajak pusat Pemda Kabupaten Temanggung, telah dilaksanakan mini diskusi pada tanggal 8 Juni 2022. Diskusi diikuti Kepala BPKPAD Kabupaten Temanggung beserta staf dan Kepala KPPN Magelang selaku PPK Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Dalam diskusi KPPN magelang telah menyampaikan progres penyaluran dana Desa yang mencapai Rp 110 Milyar atau 44,70%. Penyaluran dana Desa tahap I telah selesai disalurkan untuk seluruh desa (266 Desa) dengan nilai 60 Milyar dan BLT Desa telah disalurkan untuk Triwulan II Bagi 266 Rp50 Milyar bagi 27.604 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk progres DAK fisik belum terdapat penyaluran dari pagu 153 Milyar. Selanjutnya untuk mendorong penyaluran DAK FIsik BPKPAD Kabupaten Temanggung akan menyelenggarakan rapat koordinasi dengan OPD-OPD yang mendapatkan alokasi DAK fisik sekaligus. Untuk memantapkan dan meningkatkan sinergi antar pemda dan KPPN Magelang pada kesempatan yg sama telah disepakati kerja sama kelembagaan dengan ditandatanganinya MoU antara Kepala KPPN dan Kepala BPKPAD Kab. Temanggung.


Dalam rangkaian Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia(HORI) ke-74 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Magelang bekerjasama PMI Kota Magelang mengadakan kegiatan Donor darah bersama yang diikuti oleh perwakilan pegawai instansi vertical Kementerian Keuangan di Kota Magelang yaitu KPPN, BDPim, KPP dan KPBC.


