Pati – KPPN Pati menyampaikan Press Release Kinerja APBN dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran lingkup wilayah pembayaran KPPN Pati sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik kepada stakeholder dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menyediakan informasi pengelolaan keuangan negara secara transparan, akuntabel, dan mudah diakses.
Melalui penyampaian kinerja APBN hingga 31 Januari 2026, KPPN Pati memberikan gambaran mengenai peran APBN dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas ekonomi wilayah Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang. Realisasi belanja negara yang terus berjalan, baik melalui belanja kementerian/lembaga maupun transfer ke daerah, menjadi instrumen penting dalam mendukung program pembangunan, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, APBN juga hadir melalui penyaluran pembiayaan kredit program yang memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di wilayah kerja KPPN Pati telah menjangkau ribuan debitur, sehingga diharapkan mampu memperkuat sektor usaha masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, KPPN Pati juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan anggaran sebagai upaya meningkatkan kualitas belanja negara. Evaluasi mencakup pengelolaan retur SP2D, penolakan SPM, serta penguatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran oleh satuan kerja. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Penyampaian press release APBN ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi layanan informasi publik yang dilaksanakan oleh PPID KPPN Pati. Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 110/PMK.01/2022 tentang Pedoman Layanan Informasi Publik, yang menegaskan pentingnya penyediaan informasi yang cepat, tepat, dan akuntabel kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, KPPN Pati berupaya memastikan bahwa informasi terkait pengelolaan APBN dapat diakses secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.
KPPN Pati meyakini bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan negara. Dengan penyampaian informasi yang transparan dan berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat memahami peran APBN serta merasakan manfaatnya secara nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KPPN Pati menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder dalam mewujudkan pengelolaan APBN yang transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (timhumaskppnpati)





