Pangkalpinang, 20 November 2025 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung sukses menyelenggarakan kegiatan Crash Program (Workshop) Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Keuangan Daerah bagi Pemerintah Daerah di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 20 November 2025, ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pemerintah daerah mengenai pengelolaan keuangan negara, serta penguatan pelaksanaan peran strategis Ditjen Perbendaharaan sebagai Financial Advisor sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas belanja daerah.
Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh, dari pukul 08.00 hingga 16.30 WIB, bertempat di Aula Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung. Acara ini dihadiri oleh pejabat dan pegawai dari Badan Keuangan Daerah pada lingkup Provinsi Bangka Belitung, khususnya yang menjalankan fungsi Bendahara Umum Daerah (BUD) dan Perencanaan Kas Belanja Daerah.
Dari total 8 (delapan) Pemerintah Daerah di lingkup Provinsi Bangka Belitung, 7 (tujuh) perwakilan Pemda hadir secara luring, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan crash program. Sementara itu, perwakilan dari Kabupaten Belitung Timur mengikuti kegiatan secara daring.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Syukriah HG secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengelolaan keuangan daerah, mengajak Pemda untuk aktif menggali potensi penerimaan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendorong percepatan realisasi dan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Beliau juga menyampaikan pesan optimisme dalam menyambut dan menghadapi Tahun Anggaran 2026.
Materi yang disampaikan dalam crash program ini sangat komprehensif, mencakup:
- Pengelolaan Keuangan APBD dan Strategi Pengelolaan Fiskal Pemda.
- Gambaran Umum Pengelolaan Kas Negara dan Perencanaan Kas Pemerintah.
- Current Issue terkait Pengelolaan Transfer Ke Daerah (TKD), Laporan Realisasi Surat Perintah Pengeluaran (LLSPA), dan LLAT.
- Benchmarking Pola Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran untuk APBN dan APBD.
Narasumber pada kegiatan Crash Program berasal dari Pejabat Administrator dan perwakilan pejabat Kanwil DJPb Babel, meliputi Bidang PPA II, PPA I, PAPK, dan SKKI, serta Analis Perbendaharaan Negara (APN). Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Sistem Manajemen Investasi (Dit.SMI) yang tengah melakukan Monitoring terhadap implementasi TREFA pada Kanwil DJPb Provinsi Bangka belitung. Narasumber dari Direktorat SMI menyampaikan informasi mengenai Skema Subsidi Resi Gudang (SRRG) dan perkembangan terkini Koperasi Merah Putih (KDKMP).
Kegiatan berjalan dengan lancar, diwarnai dengan diskusi yang interaktif. Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh Pemda di lingkup Provinsi Bangka Belitung. Pengenalan tata kelola keuangan APBN menjadi sarana brainstorming dan benchmarking yang berharga bagi Pemda dalam menyusun strategi pengelolaan APBD mereka.
Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung akan terus berkomitmen untuk melanjutkan upaya peningkatan kompetensi pengelolaan keuangan daerah dengan kegiatan yang lebih spesifik dan tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Pemda. Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung juga membuka ruang diskusi/edukasi secara one on one untuk pendampingan yang lebih mendalam.
Kontributor : Bunga Putri Damara (Pelaksana Subbagian TURT)
Informasi lebih lanjut hubungi:
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung
Jl. Sungai Selan No. 91, Kota Pangkalpinang
Call Center: 0812-7345-2957
Telp: (0717) 433405
Fax: (0717) 435802



