Jl. Khatib Sulaiman No. 3 Padang

Data Realisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

Data Realisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

Data Realisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

Realisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) Provinsi Sumatera Barat dari Januari s.d November 2025 menunjukkan progres yang cukup baik dengan jumlah debitur sebanyak 42.237 debitur yang terdiri dari debitur akad jenis syariah sebesar 96,5% dan konvensional sebesar 3,5%, dengan total penyaluran sebesar Rp274,78 Miliar.

Realisasi Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) terbesar berada di Kota Padang sebesar Rp36,99 Miliar yang diikuti oleh Kab. Pesisir Selatan sebesar Rp31,55 Miliar, Kab. Pasaman Barat sebesar Rp27,28 Miliar, Kab Dharmasraya sebesar Rp25,41 Miliar dan Kab. Solok sebesar Rp23,17 Miliar. Trend realisasi terbesar berada di bulan September 2025 dengan jumlah debitur sebanyak 10.477 debitur dengan penyaluran sebesar Rp74,13 Miliar sedangkan terendah terjadi di bulan bulan ONovember 2025 dengan debitur sebanyak 32 debitur dengan penyaluran sebesar Rp305,65 Juta.

Adapun 5 (lima) penyalur terbesar yaitu Permodalan Nasional Madani dengan jumlah debitur sebanyak 40.609 dan jumlah penyaluran sebesar Rp260,04 Miliar yang diikuti oleh PT Bahana Arta Ventura (975 debitur, penyaluran Rp6,7 Miliar); KSPPS Baitut Tamwil Muhammadiyah Sumbar (279 debitur, penyaluran Rp3,65 Miliar); Pegadaian (92 debitur, penyaluran Rp1,11 Miliar); dan KSU Gapoktan Albasiko II (117 debitur, penyaluran Rp1,07 Miliar). Realisasi jumlah penyaluran tersebut didominasi oleh grup sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp266,67 Miliar.