- Berita
- Dilihat: 1679
Realisasi Dana BOS di Masa COVID 19
Dana BOS DAK Non Fisik atau yang akrab disebut dengan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk Tahap Pertama gelombang ke-3 telah di realisasikan. Melalui salah satu kantor vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), yaitu Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, pemerintah telah mencairkan dana sejumlah Rp1.397.285.160.000,- untuk 23.686 sekolah penerima di 34 provinsi.
Dengan ditetapkannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah, aktivitas sekolah ditiadakan sehingga saat ini siswa belajar dari rumah dengan menggunakan internet atau metode lainnya. Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020, saat ini Dana BOS dapat digunakan Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pendidik dan peserta didik di masa Pandemi COVID 19.
Berapa realisasinya di tiap wilayah dan apa saja peruntukkan baru Dana BOS untuk menghadapi masa Pandemi COVID 19?
mari kita simak infografis berikut:

sumber data: Direktorat Pelaksanaan Anggaran Kantor Pusat DJPb @ditpa_djpb
















(Denpasar, KPPN Denpasar) Pada tanggal 14 Februari 2020, KPPN Denpasar telah menyalurkan dana BOS Tahap I Tahun 2020 langsung ke rekening sekolah dasar dan sekolah menengah. Total penerima dana BOS pada tahap ini adalah 3.011 sekolah dengan total nilai bantuan Rp247.173.060,-.
(Denpasar, KPPN Denpasar) KPPN Denpasar menyatakan diri siap menjadi organisasi yang responsif gender. Hal tersebut ditandai penandatanganan Deklarasi Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) pada hari Rabu, 29 Januari 2020. Penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen dan janji para pejabat dan pegawai KPPN Denpasar dalam mendukung implementasi PUG menuju terwujudnya pelayanan dan pelaksanaan tugas dan fungsi yang berkeadilan gender.

(Denpasar, KPPN Denpasar) Puncak peringatan enam belas tahun Hari Bakti Perbendaharaan di Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan pada 14 Januari 2020 menjadi ajang untuk meresmikan yel-yel “DJPb, Mantap” dan tagline DJPb “Mengawal APBN, Indonesia Maju”. Direktur Jenderal Perbendaharaan Andin Hadiyanto menyampaikan bahwa tagline tersebut memiliki maksud segenap elemen insan perbendaharaan agar senatiasa turut berperan mengawal APBN untuk mewujudkan Indonesia maju.

