Klaten, 16 Maret 2026 – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Klaten kembali menyelenggarakan kegiatan Press Release Pelaksanaan APBN periode bulan Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari peran KPPN sebagai Financial Advisor dan Regional Chief Economist (RCE) dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas penyaluran dana APBN di wilayah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali.
Overview Ekonomi dan Kebijakan Fiskal
Dalam paparannya, Kepala KPPN Klaten, Bapak Tukima, menyampaikan bahwa APBN Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk penguatan program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, perlindungan sosial, serta ketahanan energi dan pangan.
Kinerja ekonomi Provinsi Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 tetap solid dengan pertumbuhan sebesar 5,37% (yoy), melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5,11% (yoy). Di tingkat lokal, Kabupaten Klaten mencatatkan capaian PAD tahun 2025 melampaui Rp506 miliar, sementara Kabupaten Boyolali mencapai lebih dari Rp603 miliar.
Realisasi APBN Lingkup KPPN Klaten
Hingga 28 Februari 2026, realisasi belanja APBN di wilayah kerja KPPN Klaten tercatat sebagai berikut:
-
Total Realisasi Belanja: Mencapai Rp850,35 miliar atau 17,54% dari total pagu sebesar Rp4.847,15 miliar.
-
Belanja Kementerian/Lembaga (K/L): Terealisasi sebesar Rp112,29 miliar (6,53%).
-
Transfer ke Daerah (TKD): Tersalurkan sebesar Rp738,06 miliar (23,6%), yang didominasi oleh Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp514,45 miliar.
-
Pertumbuhan Signifikan: Belanja modal mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 52,41% (yoy) sebagai upaya mendorong pembangunan infrastruktur daerah.
Progres Program Strategis Nasional (PSN)
Pelaksanaan program strategis di wilayah Klaten dan Boyolali terus menunjukkan progres positif:
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Terus diperluas cakupannya untuk menjangkau lebih banyak siswa sebagai sasaran program.
-
Ketahanan Energi: Pemerintah Kabupaten Klaten telah mengimplementasikan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya untuk penerangan jalan umum sebagai langkah nyata mendukung energi terbarukan.
-
Penyediaan Rumah Subsidi: Program FLPP terus berjalan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak.
Kesimpulan dan Harapan
Secara keseluruhan, kinerja APBN pada awal tahun 2026 ini menunjukkan arah yang konstruktif. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tetap menjadi kunci utama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Klaten dan Boyolali.
KPPN Klaten berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mengawal penyaluran dana APBN agar lebih produktif, tepat sasaran, dan bebas dari biaya tambahan (Rp0,-) dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Penulis : Habiby
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Klaten
Laman: www.djpb.kemenkeu.go.id/kppn/klaten
Alamat: Jalan Kopral Sayom No. 26, Klaten














