KPPN Makassar II turut mengambil bagian dalam acara Penutupan Kas Tahun Anggaran 2024 dan Peluncuran Coretax yang diselenggarakan di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan pada Selasa (31/12). Bersama KPPN Banda Aceh, Jayapura, Jakarta V, Command Center SITP, dan PKN, KPPN Makassar II menampilkan aktivitas kerja secara live selama acara berlangsung. Penampilan ini menggambarkan suasana penutupan tahun anggaran 2024 di lini depan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dengan KPP Batam sebagai perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak.
Pejabat Tinggi yang Hadir dalam Acara
Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Menteri Keuangan, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Wakil Menteri Keuangan, serta jajaran pejabat eselon I. Beberapa di antaranya adalah Direktur Jenderal Perbendaharaan dan Direktur Jenderal Pajak.
Pesan Penting dari Presiden RI
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti dampak geopolitik dan geoekonomi terhadap perekonomian Indonesia. Ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang tepat sasaran agar hasil APBN dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Saudara sudah bekerja keras, tetapi apakah uang yang dikucurkan sampai ke sasaran? Perbaikan sistem manajemen perlu dilakukan untuk mencegah kebocoran, ujar Presiden RI. Pengeluaran non-kritis dan non-produktif harus dikurangi agar anggaran bisa dialokasikan untuk hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Efisiensi Anggaran dan Dukungan APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam laporannya menjelaskan bahwa posisi akhir APBN 2024 banyak diarahkan untuk program perlindungan sosial, termasuk mitigasi dampak fenomena alam El Nino. Selain itu, dukungan APBN juga berhasil memastikan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berlangsung lancar.
Peluncuran Coretax dan Penutupan Kas 2024
Dalam sesi penutup, Presiden secara resmi menutup kas tahun anggaran 2024 dan meluncurkan Coretax. Peluncuran Coretax ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam mendukung efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Melalui acara ini, Kementerian Keuangan dan para pelaksana di lini depan, seperti KPPN, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan dampak positif pengelolaan keuangan negara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.
![]() |
![]() |
![]() |








