Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak hal yang berubah. Penyesuaian demi penyesuaian dilakukan agar kegiatan-kegiatan yang sebelumnya bersifat rutin tetap dapat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Sejumlah institusi menerapkan pola kerja Free Working Space (FWS), yang meliputi juga Work from Home (WfH) agar pelaksanaan tugas dan fungsi tetap berjalan dengan lancar.
Perubahan dan penyesuaian tersebut juga terjadi dalam pelaksanaan APBN. Untuk mengakomodir kebutuhan pengelola keuangan pada masing-masing satuan kerja, Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan, memberikan kemudahan bagi para satuan kerja dalam menyampaikan SPM. Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-31/PB/2020, mulai tanggal 27 April 2020, pengajuan SPM dilakukan melalui aplikasi e-SPM dan aplikasi SAKTI, sehingga satuan kerja tidak perlu datang secara fisik ke KPPN untuk menyampaikan SPM. Saat ini petugas satker juga dapat mengakses SAKTI dengan memanfaatkan VPN dari rumah.
Saat ini Kementerian Keuangan sedang mengembangkan sistem teknologi informasi dimana SPM tidak perlu ditandatangani secara basah (dapat diselesaikan secara online) namun menggunakan digital signature atau one time password dengan tetap menjaga kehati-hatian.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |










“M
omentum Hijrah dalam Islam tidak hanya diartikan secara fisik berpindah ke suatu tempat yang baru, namun juga diartikan sebagai hijrah nilai, yaitu menuju nilai-nilai yang lebih baik untuk diaplikasikan dalam aspek akidah, ibadah, pergaulan, keluarga, etos kerja dan lain sebagainya”, ungkapnya.
"Direktorat Jenderal Perbendaharaan ditahun 2020 ini, memiliki beberapa inisiatif strategis salah satunya adalah optimalisasi Barang Milik Negara Ditjen Perbendaharaan di seluruh Indonesia, hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset yang kurang optimal penggunaannya dikarenakan modernisasi lingkungan kerja karena penerapan flexible work space, serta berkurangnya jumlah pegawai” ungkap Dirjen Perbendaharaan, Andin Hadiyanto sebelum menyerahkan sebagian BMN yang dihibahkan kepada perwakilan lima yayasan penerima hibah secara simbolis, kemarin (Kamis, 10/09) di Pondok Bambu, Jakarta. 

Mendahului penyerahan hibah BMN secara simbolik, di tempat yang sama Dirjen Perbendaharaan didampingi Sekretaris DJPb dan Pembina TK Kuncup Kencana, Nurul Andin Hadiyanto,melakukan 
