Prosedur
1. Per periode LPJ Bulan Februari 2024, seluruh proses penyusunan, penyampaian, verifikasi, dan persetujuan LPJ Bendahara Pengeluaran dilaksanakan melalui SAKTI pada alamat https://sakti.kemenkeu.go.id;
2. Per periode LPJ Bulan April 2024, seluruh proses penyusunan, penyampaian, verifikasi, dan persetujuan LPJ Bendahara Penerimaan dan LPJ Badan Layanan Umum dilaksanakan melalui SAKTI https://sakti.kemenkeu.go.id;
3. Petunjuk teknis pelaksanaan penyusunan, penyampaian, verifikasi, dan persetujuan LPJ Bendahara dapat diunduh melalui link sebagai berikut: https://s.id/Aturan-dan-Petunjuk-LPJ-Bendahara;
4. Satuan kerja TIDAK DIWAJIBKAN untuk menyampaikan Hardcopy (Asli/Salinan) LPJ ke KPPN;
Jika sampai batas waktu tersebut belum melaksanakan maka akan dikenakan peringatan dengan batas waktu 5 (lima) hari sejak dikeluarkan Surat Teguran Penyampaian LPJ.
Syarat
Lampiran LPJ Bendahara Pengeluaran:
1. Salinan rekening Koran untuk setiap rekening yang dikelola bendahara yang dicetak untuk periode berkenaan;
2. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
3. Hasil Pemeriksaan Kas hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
4. Laporan Rincian Saldo Rekening Bendahara hasil cetak SAKTI yang telah ditandatangani;
5. Nota Konfirmasi Penerimaan Negara;
6. Suplemen LPJ;
7. Dokumen Lainnya sebagai pelengkap.
Lampiran LPJ Bendahara Penerimaan
1. Salinan rekening Koran untuk setiap rekening yang dikelola bendahara yang dicetak untuk periode berkenaan;
2. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Penerimaan hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
4. Hasil Pemeriksaan Kas hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
5. Laporan Rincian Saldo Rekening Bendahara hasil cetak SAKTI yang telah ditandatangani;
6. Nota Konfirmasi Penerimaan Negara Non-Pajak;
7. Nota Konfirmasi Penerimaan Negara Pajak;
8. Suplemen LPJ;
9. Dokumen Lainnya sebagai pelengkap.
Dokumen LPJ Bendahara BLU
1. Salinan rekening Koran untuk setiap rekening yang dikelola bendahara yang dicetak untuk periode berkenaan;
2. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Penerimaan hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
3. Hasil Pemeriksaan Kas hasil cetak pada SAKTI yang telah ditandatangani;
4. Laporan Rincian Saldo Rekening Bendahara hasil cetak SAKTI yang telah ditandatangani;
5. Nota Konfirmasi Penerimaan Negara;
6. Dokumen Lainnya sebagai pelengkap


Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI

