Jakarta, 22 Juli 2026. Bagaimana kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dapat membantu mengolah ribuan data menjadi informasi yang bernilai?
Pertanyaan tersebut menjadi fokus utama dalam GKM Treasury DataOps Masterclass yang diselenggarakan oleh KPPN Khusus penerimaan pada Kamis (3/7). Kegiatan ini menghadirkan Maichel Silas Salipadang, Pelaksana Seksi Rekonsiliasi KPPN Khusus Penerimaan, membagikan pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam mendukung pengelolaan dan analisis data penerimaan negara.
Dalam pemaparannya, Maichel menjelaskan perbedaan Data Analytics, Data Science, dan Artificial Intelligence (AI) sebagai fondasi dalam pengelolaan data berbasis teknologi. Ia juga menjelaskan empat jenis analisis data, yaitu deskriptif, diagnostik, prediktif, dan preskriptif, yang menjadi dasar dalam menghasilkan informasi dan rekomendasi untuk mendukung pengambilan keputusan.
Tak berhenti di konsep AI, kegiatan ini turut memperkenalkan Treasury DataOps sebagai pendekatan dalam mengoptimalkan pengelolaan data. Salah satu implementasinya adalah M.A.I.C., sebuah solusi berbasis AI yang dikembangkan secara internal untuk membantu menganalisis data penerimaan negara. Menariknya, M.A.I.C. telah mengikuti ajang ajang DJPb Data Analytics Competition (DDAC) 2026 dan berhasil meraih predikat Top 5 AI Innovation. (Tim Redaksi).
***


