Informasi
Informasi:
Profil KPPN Khusus Penerimaan

KPPN Khusus Penerimaan
KPPN Khusus Penerimaan dibentuk berdasarkan amanat PMK Nomor: 169/PMK.01/2012 Tanggal 6 November 2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-29/PB/2014 Tentang Langkah-Langkah Operasionalisasi KPPN Khusus Penerimaan.
BERITA TERBARU
Pengumuman
14 Januari 2026
Standar Pelayanan KPPN Khusus Penerimaan Berdasarkan Keputusan Dirjen Perbendaharaan No KEP-83/PB/2025
23 Desember 2025
Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi dalam menghadapi Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lingkungan di KPPN Khusus Penerimaan
21 November 2025
PENGUMUMAN PUBLIK – WASPADA SITUS PALSU KPPN
19 Oktober 2025
Materi Sosialisasi Penatausahaan Penerimaan Akhir Tahun 2025
20 Maret 2025
Penatausahaan Penerimaan Negara Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/Tahun 2025
KONFERENSI PERS RAPBN & NOTA KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2027
Tutorial Pembayaran Billing MPN melalui QRIS
Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kemenkeu RI @YT
Kanal Youtube Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kemenkeu RI
Direktorat Jenderal Perbendaharaan di Media Youtube.



Penerimaan perpajakan Juli 2026 tumbuh nyaris 30% berkat perbaikan tata kelola DJP, Bea Cukai, serta sistem Coretax tanpa perlu menaikkan tarif pajak.
Komisi XI DPR RI dan pemerintah resmi menyepakati asumsi makro serta target pembangunan RAPBN 2027 untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Keuangan Purbaya memaparkan pokok-pokok RAPBN 2027 sebagai peredam guncangan ekonomi global serta pendorong investasi nasional.
RAPBN 2027 dirancang lebih selektif dan berorientasi manfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
DPR resmi mengesahkan RUU P2APBN 2025 menjadi undang-undang sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan keuangan negara.
Kemenkeu RI menyelenggarakan diskusi bersama antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan para analis ekonomi sektor keuangan.
Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan bahwa dekarbonisasi bukan sekadar tantangan bagi industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui efisiensi, pembiayaan, investasi, dan peningkatan daya saing.





