Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh menyelenggarakan diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan I 2026 di Universitas Jabal Ghafur, Kabupaten Pidie pada 08 Juli 2026. Diseminasi tersebut membawa tema "Mewujudkan Civitas Akademika sebagai Penggerak Ekonomi Kawasan".
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh, Safuadi, yang menjadi narasumber menjelaskan bahwa ada paradoks yang terjadi di Aceh. Aceh memiliki potensi ekonomi yang besar, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Sumbatan terbesarnya adalah di sistem/tata kelola. Menurutnya, salah satu kekuatan yang dapat didorong menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah adalah perguruan tinggi, baik melalui sumber daya manusia, riset, inovasi, maupun pengelolaan usaha berbasis kampus.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa kampus seharusnya tidak lagi hanya dipandang sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Kampus dinilai mampu melahirkan gagasan, inovasi, serta kolaborasi yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat di sekitarnya. “Kampus itu bukan hanya tempat belajar, tapi juga bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Di dalamnya ada sumber daya manusia, ada inovasi, ada riset, dan ada potensi kerja sama yang besar untuk mendorong kemajuan daerah,” kata Safuadi.
Safuadi juga menekankan pentingnya penerapan prinsip triple helix dalam membangun ekonomi kawasan, yakni kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha. Menurutnya, sinergi ketiga unsur tersebut menjadi kunci agar potensi daerah tidak hanya dipetakan, tetapi juga benar-benar dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Melalui diseminasi kajian fiskal regional ini, DJPb Aceh berharap civitas akademika dapat semakin memahami peran strategis kampus dalam pembangunan ekonomi, sekaligus mendorong generasi muda agar lebih peka terhadap potensi-potensi yang dimiliki daerahnya.
Kajian Fiskal Regional adalah salah satu produk Kanwil DJPb dalam fungsinya sebagai Regional Chief Economist. Kajian ini dilakukan triwulanan meliputi kondisi dan analisis fiskal dan perekonomian daerah. Universitas Jabal Ghafur yang merupakan kampus swasta tertua di Aceh menjadi kampus swasta pertama yang dikunjungi dalam diseminasi kajian ini. Selain diseminasi, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan kerja sama/kesepahaman untuk kebermanfaatan yang lebih baik kepada masyarakat.

