Jayapura, Senin (2/12) mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-112/PB/2023 telah dilaksanakan Kegiatan Asistensi Pembiayaan KUR/UMi. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan program pemberdayaan UMKM oleh Kanwil DJPb Provinsi Papua berupa Kegiatan Asistensi Pembiayaan KUR/UMi dengan melibatkan UMKM Binaan Kemenkeu Satu Papua sebagai peserta kegiatan. Kegiatan asistensi yang bertempat di Ruang Rapat Sekretariat BPP, GKN Jayapura Lt. 5 Jayapura.
Kegiatan asistensi dibuka oleh Bapak Sigit Purnomo selaku Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Provinsi Papua yang menyatakan bahwa Kanwil DJPb Provinsi Papua bersama Kemenkeu Satu terus berupaya dalam memaksimalkan program pemberdayaan UMKM untuk memperkaya informasi/pengetahuan UMKM Binaan, sekaligus mampu meningkatkan omzet usaha melalui kegiatan minibazar yang rutin dilaksanakan. Asistensi Pembiayaan KUR/UMi yang merupakan kegiatan penutup dalam program pemberdayaan UMKM Binaan menjadi sangat penting dalam membantu para UMKM Binaan yang memiliki kendala dari segi pendanaan/pembiayaan, sehingga cakupan peserta kegiatan adalah seluruh UMKM Binaan Kemenkeu Satu Papua. Bapak Sigit mengapresiasi kehadiran seluruh peserta dan berharap agar kegiatan asistensi dapat berjalan lancar dan menjadi bekal utama abgi para UMKM Binaan untuk terus bertumbuh.
Selanjutnya, dengan dimoderatori oleh Bapak Rendy Afrian selaku Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II A, kegiatan asistensi dimulai melalui pembahasan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2024 dan QRIS BRI dan berlanjut dengan sesi tanya jawab yang secara antusias diikuti oleh pelaku-pelaku UMKM.
Selain itu, kegiatan asistensi tersebut diadakan secara bersamaan dengan adanya kegiatan mini bazar yang juga direncanakan terhadap UMKM Binaan Kanwil DJPb Provinsi Papua dan KPPN Jayapura, bertempat di Lantai Mezanin, GKN Jayapura. Mini bazar UMKM diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dalam rangka mendorong omzet UMKM Binaan dan terus memperkenalkan inovasi – inovasi produk UMKM ke masyarakat luas. Sinergi antar pelaku usaha dan/atau pihak lainnya diharapkan dapat terwujud melalui kegiatan mini bazar UMKM tersebut.




