Jl. Kopral Sayom No.26 Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah

Publikasi

Berita

TREASURY GOES TO CAMPUS STIA MADANI KLATEN

Berdasarkan hasil riset survei nasional Kompas terkait Kementerian Keuangan pada akhir 2021, tingkat awareness masyarakat terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau #UangKita secara umum oleh lintas generasi masih tergolong moderat ke rendah. Dari observasi dari berbagai kegiatan edukasi, khususnya untuk generasi muda, pemahaman dasar mengenai APBN juga belum mendalam. Sebagai instrumen yang strategis untuk mencapai cita-cita bernegara dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemahaman terhadap APBN atau #UangKita penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan APBN.

Kementerian Keuangan perlu menjangkau lebih banyak sasaran edukasi APBN atau #UangKita melalui berbagai sinergi dan kolaborasi. Salah satu strategi yang dapat dilaksanakan adalah dengan memperluas penyampaian pesan dan sasaran edukasi APBN atau #Uangkita. Kementerian Keuangan memiliki berbagai kegiatan edukasi APBN atau #UangKita yang dapat dioptimalkan dengan penyampaian narasi pokok untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai APBN atau #UangKita serta memperluas sasaran edukasi terhadap stakeholders yang belum pernah dijangkau oleh Kementerian Keuangan.

Kegiatan Treasury Goes to campus dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Awarness/ Pemahaman terhadap APBN atau #uangKita , Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan APBN dan memperluas sasaran edukasi terutama generasi Z (1997-2012) yang merupakan pemimpin masa depan Indonesia.

Kegiatan Treasury Goes to campus dilaksanakan pada hari selasa tanggal 20 Agustus 2024 secara Luring di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Klaten dan diikuti Mahasiswa dan Segenap Sivitas AKademika STIA MADANI Klaten, Pejabat dan Pegawai KPPN Klaten dan Biro Humas Pemda Klaten dan Media On Line Joglo Pos.

Rangkaian Kegiatan disampaikan oleh Ibu Ragil Panca Komalasari dan Ibu Sri Supadmi sebagai Pembawa Acara sebagai berikut :

  • Menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh semua peserta secara kegiatan;
  • Sambutan Direktur STIA MADANI Klaten Bapak Haji Sunarto, SE, MM;
  • Tayangan Rekaman Sambutan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati;
  • Sambutan, Penyampaian Press Release Pelakasanaan APBN per 31 Juli 2024 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten, Public Campaign Pengendalian Gratifikasi Zona Integritas WBK/WBBM yang disampaikan Kepala KPPN Klaten Bapak Sugiyana;
  • Penyerahan Plakat dari KPPN Klaten kepada STIA MADANI Klaten oleh Kepala KPPN Klaten kepada Direktur STIA MADANI Klaten;
  • Treasury Goes To Campus Paparan Materi Edukasi APBN dengan Narasumber Bapak Irawan Yoga Asmara Pejabat Pengawas KPPN Klaten;
  • Quis dipandu Mahasiswa Magang, untuk mengukur sejauh mana materi dipahami audiens dan diakhiri dengan sesi Foto Bersama seluruh mahasiswa, Panitia dan sivitas akademika STIA MADANI Klaten; dan
  • Penyerahan Naskah Press Release kepada Biro Humas Pemda Klaten dan Media On Line Joglo Pos

Dalam Sambutan Direktur STIA MADANI Klaten Bapak Haji Sunarto, SE, MM mengucapkan terimakasih telah diberi kesempatan ditunjuk dalam kegiatan Treasury Goes to Campus yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Klaten. Semoga dengan kegiatan ini menambah wawasan bagi mahasiswa, staf pengajar dan dosen. Dalam kurikulum Merdeka belajar, dalam kegiatan belajar dan mengajar dituntut untuk mengenalkan dengan dunia nyata yang disampaikan oleh praktisi. Dan Kesempatan kali ini adalah mengenal lebih jaug tentang APBN.

Bapak Direktur juga menyampaikan sejatinya beliau adalah juga praktisi dalam hal APBN/APBD. Mengingat beliau pernah menjabat sebagai anggota DPRD yang membahas APBD selama sepuluh tahun. Juga pernah menjabat di BLU dan BUMN. Walupun berdomisili di Klaten tetapi telah berkeliling ke 20 Propinsi dan lebih 100 Kabupaten di Indonesia, sharing berbagai hal dengan berbagai kalangan.

STIA Madani telah berdiri lebih dari 20 tahun, diharapkan memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan Pendidikan dan kesejahteraan di Kabupaten Klaten. Walupun sebagai kampus swasta, tetap menerima Manfaat dari APBN. Banyak Mahasiswa yang menerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah, terutama dari kalangan Keluarga yang kurang mampu. Dengan demikian dapat menyelesaikan Pendidikan, yang akan merubah keluarga kurang mampu setidaknya menjadi keluarga yang mandiri dan mahasiswa yang mendapatkan KIP jadi Pahlawan Ekonomi dalam keluarganya. Harapan kami jadi pahlawan ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Sumber pendapatan APBN dari Pajak, PNBP, Hibah, dan BUMN dan sebagainya dibelanjakan misalnya untuk belanja Publik Gaji pegawai dan sebagainya. Yang baru tren saat ini adalah belanja yang digunakan untuk dana desa. Dana Desa sangat berdampak pada perekonomian Kabupaten Klaten. Anggota civitas akademika STIA MADANI banyak terlibat dalam BUMDES (Badan Usaha Milik Desa). Tema tema KKN juga selalu mengedepankan bagaimana UMKM di Kabupaten Klaten bisa bangkit.

Dengan kegiatan Treasury Goes to Campus ini diharapkan dapat menambah wawasan Mahasiswa dan Dosen tentang sumber dan penggunaan APBN dan kita dapat ikut mengawasi Penggunaan APBN. Bukan hanya DPR ataupun BPK yang punya Kontrol terhadapa APBN, tetapi masyarakat luas seperti kampus juga dapat mengawasi pelaksanaan APBN, sehingga APBN di realisasikan tepat sesuai sasarannya.

Dari Tayangan Rekaman Sambutan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati ada beberap hal yang patut mendapat perhatian. Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai tujuan Indonesia Maju pada tahun 2045 pada saat ulan tahun Kemerdekaan Indonesia ke 100. Indonesia emas Indonesia maju adalah indonesai milik Generasi Muda calon pemimpin Masa Depan.

Indonesia Maju, Indonesia sejahtera dan Indonesia berkeadilan adalah cita-cita kita. Indosia sebagai negara besar mempunyai banyak sekali potensi. Untuk mewujudkan potensi dibutuhkan instrumen yang sangat penting. Keuangan Negara atau #Uangkita adalah salah satu instrument yang penting. Kita wujudkan dan kita kelola dalam APBN (Anggran Pendapatan dan Belanja Negara). Instrumen Kebijakan Fiskal yang sangat menentukan dari sisi stabilitasi negara kita dan perekonomian, dari sisi distribusi dan keadilan serta dari alokasi maupun efisiensi.

Peranan APBN dalam mewujudkan cita-cita Indonesia maju dapat dilakukan melalui sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan. Kalian semua generasi muda perlu mempelajari dan kami akan senang untuk terus membagi informasi, data dan pengetahuan mengenahi pengelolaan keuangan Negara.

Penerimaan Negara baik itu dari Pajak, Bea Cukai, penerimaan bukan pajak itu adalah berbagai penerimaan yang sangat penting sangat menarik untuk difahami.

Belanja Negara tidak hanya melalui pemerintah pusat, kementerian dan Lembaga , namun juga belanja melalui pemerintah daerah melalui transfer ke daerah. Itu juga area yang luar biasa penting untuk dipahami masyarakat apalagi kita memiliki sistem demokrasi. Masyarakat harus tahu anggaran digunakan untuk ap aitu adalah merupakan pondasi bagi akuntabilitas.

APBN selalu dihadapkan pada kemungkinan surplus maupun defisit. Pembiayaan merupakan bagian yang luar biasa penting namun menantang. Masih banyak bagian APBN yang ingin kami bagikan dan kami share dengan seluruh generasi muda karena generasi muda yang akan memegang estafet kepemimpinan Indonesia hari ini dan masa depan. Semakin kalian memahami instrumen keuangan negara maka Indonesia aka berada di tangan orang-orang dan generasi yang mumpuni dan kompeten.

Saya akan senang dengan seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang terus membagi informasi melalui berbagai media. Keuangan Negara APBN setiap bulan kami sampaikan. Kekayaan negara yang sangat banyak juga perlu dipahami. Kami akan terus menyampaikan melalui berbagai media termasuk media social. Generasi muda adalah penerus generasi yang memiliki mimpi dan cita-cita yang besar. Generasi yang bersemangat karena dihadapkan dengan berbagai kesempatan yang terbuka dan berbeda dengan generasi sebelumnya.

Digital teknologi, perubahan iklim, dinamika Geopolitik, masalah dalam negeri transformasi ekonomi semuanya adalah kesempatan sekaligus tantangan yang kalian semuanya akan ikut berpartisipasi menjawab dan memberikan solusi. Jadilah masa depan Indonesia, generasi yang memiliki karakter yang terus kritis terus ingin tahu terus ingin belajar. Jadilah masa depan Indonesia generasi muda yang memiliki integritas semangat untuk produktif percaya diri karena Indonesia ada di tangan kalian.

Cita cita Indonesia adalah cita cita kalian. Ayo diwujudkan dengan kolaborasi dengan sinergi untuk seluruh bangsa bersama sama bahu membahu belajar meningkatkan kompetensi dan memiliki keahlian agar kita mampu menjawab tantangan dan harapan bagsa kita. Terus belajar dan terus berkontribusi positif. Jadilah generasi emas dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Berikan yang terbaik untuk yang kau cintai bangsa dan negara Indonesia.

Kepala KPPN Klaten Bapak Sugiyana dalam sambutannya memaparkan Peran dan Fungsi APBN dan Kinerja Realisasi APBN per-31 Juli 2024 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten, baik penerimaan perpajakan maupun penerimaan negara bukan pajak, Realisasi Belanja Pemerintah Pusat dan Realisasi Belanja Transfer ke Daerah.

Kepala KPPN mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan STIA Madani yang sudah memberikan kesempatan kepada KPPN Klaten untuk dapat menyampaikan edukasi tentang APBN dalam acara Treasury Goes to Campus di Kampus STIA Madani ini.

Tujuan dari acara Treasury Goes to Campus diantaranya adalah: 1. Untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau #UangKita khususnya generasi muda. 2. Untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai APBN. 3. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan APBN sebagai instrumen yang strategis untuk mencapai cita-cita bernegara dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Fungsi APBN diantaranya yaitu: 1. APBN sebagai Shock Absorber (Fungsi Stabilisasi) antara lain: Anggaran perlindungan sosial (perlinsos) seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Paket Sembako 2. APBN sebagai agen pembangunan (Transformasi Ekonomi) (Fungsi Alokasi) antara lain: Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur seperti belanja pendididkan dan kesehatan, penambahan 6 Gedung sekolah, pembangunan jalan tol, pembangkit listrik dan bandar udara 3. APBN Solusi Kesejahteraan Rakyat (Fungsi Distribusi) antara lain: Anggaran berdimensi pemerataan langsung atau tidak langsung seperti subsidi BBM dan Non BBM, pembangunan daerah tertinggal dan perbatasan, dan operasi pasar.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Klaten adalah instansi vertikal Kementerian Keuangan yang bertugas untuk menyalurkan dana APBN untuk untuk wilayah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali. Pagu APBN Tahun 2024 di Wilayah Kerja KPPN Klaten sebesar Rp5.298.660.980.000,- (5,3 triliun). Realisasi s.d. 31 Juli 2024 sebesar 3,29 triliun (62,13%). Pagu belanja pemerintah pusat sebesar Rp. 1,51 triliun telah direalisasikan sebesar Rp. 844,29 milyar atau sebesar 55,99%. Dana Transfer yang dikelola KPPN Klaten tahun 2024 adalah sebesar 3,79 triliun, s.d. 31 Juli 2024 telah direalisasikan untuk Kab Klaten sebesar 1,35 Triliun dan untuk kab Boyolali sebesar 1,1 Triliun.

Hal lain yang disampaikan kepala KPPN yaitu Public Campaign Pengendalian Gratifikasi- Keberlangsungan Zona Integritas WBK/WBBM. KPPN Klaten sebagai unit vertikal DJPb telah mengimplementasikan Zona Integritas dengan penetapan status WBK Tahun 2020. Selanjutnya, untuk memastikan unit agar tetap menjaga pelayanan atau integritas, Memastikan tidak terdapat penurunan kualitas; dan Menjaga unit dari berbagai penyimpangan, KPPN Klaten mengikuti MONEV WBK Tahun 2024. Hasilnya, KPPN Klaten berhasil mempertahankan status ZI WBK.

Selanjutnya Paparan Materi Treasury Goes To Campus yaitu Edukasi APBN dengan Narasumber Bapak Irawan Yoga Asmara Pejabat Pengawas KPPN Klaten. APBN adalah Rencana keuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat, demikian sesuai UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Secara Garis Besar Struktur Anggaran Pendapatan & Belanja Negara terdiri dari Pendapatan Negara yang terdiri dari penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak, dan penerimaan hibah; Belanja negara adalah seluruh kewajiban Pemerintah Pusat yang diakui sebagai pengurang nilai kekayaan bersih. Belanja negara dapat dikelompokkan menjadi Belanja Pemerintah Pusat dan Belanja Pemerintah Daerah melalui Transfer ke Daerah. Dan Pembiayaan Anggran yang terdiri dari Pembiayaan Dalam Negeri dan Pembiayaan Luar Negeri.

Fungsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara diantaranya yaitu Fungsi: 1. Otorisasi : APBN sebagai dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja tahun bersangkutan. 2. Perencanaan : Anggaran negara sebagai pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan. 3. Pengawasan : Anggaran negara sebagai pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 4. Alokasi : Anggaran negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian. 5. Distribusi : Kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. 6. Stabilisasi : Anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.

Manfaat dan Dampak APBN diantaranya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Pembukaan Lapangan Kerja, Pengentasan Kemiskinan, Konsumsi dan Investasi, Peningkatan Kualitas Hidup dan Stabilitas Keuangan.

Peran dan Bentuk Keterlibatan Masyarakat dalam APBN diantaranya yaitu:

  1. Partisipasi dalam Perencanaan misalnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang);
  2. Pengawasan dan Kontrol Sosial misalnya memberikan Akses Informasi untuk mengakses dokumen-dokumen terkait APBN, seperti laporan keuangan dan laporan realisasi anggaran;
  3. Transparansi dan Akuntabilitas Pengawasan dan Kontrol Sosial untuk Meningkatkan transparansi dan memungkinkan masyarakat untuk menilai bagaimana anggaran negara dikelola;
  4. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat Dengan edukasi yang baik, masyarakat akan lebih memahami hak dan kewajiban mereka terkait pengelolaan anggaran negara;
  5. Dampak Keterlibatan Masyarakat: Meningkatkan Akuntabilitas Pemerintah: Keterlibatan masyarakat mendorong pemerintah untuk lebih bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran. Memperkuat Demokrasi: Melalui demokrasi partisipatif, di mana masyarakat ikut serta dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka.

Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan sebagai bentuk Transparansi & Akuntanbilitas, Kontrol Publik, Peningkatan Kualitas Kebijakan, dan Peningkatan Kepercayaan. Bentuk Partisipasi Masyarakat misalnya Diskusi Publik, Audiensi dengan lembaga legislative, Pengawasan anggaran oleh organisasi masyarakat sipil dan Pemanfaatan saluran pengaduan masyarakat.

Disesi tanya jawab, baik dosen maupun mahasiswa STIA Madani mengajukan beberapa pertanyaan. Diantaranya yaitu Bagaimana Tim APBN di Kemenkeu mengelola APBN dalam mencukupi kebutuhan yang besar melonjak tinggi seperti IKN agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik dan berjalan dengan baik. Jawaban yang diberikan diantaranya yaitu Untuk mencukupi perlu sinergi bersama masyarakat, Kementerian Keuangan hanya sebagai pengelila. Salah satu pendapatan untuk memenuhi kebutuhan adalah Pajak. Ketika masyarakat taat pajak maka pendapatan dapat meningkat. Komitmen integritas, disiplin perlu terus ditingkatkan sehingga pendapatan pajak semua bisa masuk ke kas negara tidak ada tidak ada yang dikorupsi.

Dilanjutkan Quis dipandu Mahasiswa Magang, untuk mengukur sejauh mana materi dipahami audiens dan diakhiri dengan sesi Foto Bersama seluruh mahasiswa, Panitia dan sivitas akademika STIA MADANI Klaten. Penyerahan Naskah Press Release kepada Biro Humas Pemda Klaten dan Media On Line Joglo Pos, yang selama kegiatan juga melakukan peliputan.

 

Penulis: Sumadi KPPN Klaten

Peta Situs   •  Email Kemenkeu   •   FAQ   •   Kentongan  •  Hubungi Kami

© 2025 DITJEN PERBENDAHARAAN  •  ALL RIGHTS RESERVED  •  MANAGED BY HB18

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Klaten
Jalan Kopral Sayom No.26 Kec. Klaten Utara Kab. Klaten 57435
Call Center: 14090
Tel: 0272-3392418 Fax: 0272-3320443

 

 

TRAFFIC

Jumlah Tampilan Artikel
514078
IKUTI KAMI
   
  
PENGADUAN

Search