Press Release APBN sebagai pelaksanaan ALCo Regional dimaksudkan sebagai sarana pengambilan kebijakan fiskal nasional yang optimal berdasarkan data yang terintegrasi antar unit organisasi Kemenkeu dengan mengakomodasi berbagai indikator fiskal serta untuk mewujudkan tercapainya program pemberdayaan masyarakat pada tingkat regional.
Kegiatan Press Release Pelaksanaan APBN per 31 Januari 2025 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 19 Februari 2025 pukul 09.00 WIB s.d. selesai secara Daring di melalui media Teams KPPN Klaten diikuti oleh Satuan Kerja Wilayah Kerja KPPN Klaten peserta Kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran, Sosialisasi Validasi Rekening, dan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan.
Penyampaian Press Release Pelaksanaan APBN per 31 Januari 2025 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten dengan Narasumber Kepala KPPN Klaten yang memaparkan Kondisi APBN per 31 Januari 2025 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten, baik penerimaan perpajakan maupun penerimaan negara bukan pajak, Realisasi Belanja Pemerintah Pusat dan Realisasi Belanja Transfer ke Daerah. Teks Naskah Lengkapnya sebagai berikut:
Bapak Ibu yang terhormat,
Pada hari Selasa, 10 Desember 2024 telah diserahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan buku alokasi transfer ke daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 secara digital di Istana Negara oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut sekaligus merupakan simbol dimulainya pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2025.
Bapak Ibu yang terhormat,
Dapat kami sampaikan bahwa, pada tahun 2025 merupakan tahun pertama kabinet merah putih. Terjadi restrukturisasi kabinet, sehingga terjadi perubahan pada beberapa Kementerian/ Lembaga sebagai berikut:
- Kementerian/ Lembaga mengalami perubahan Nomenklatur;
- Kementerian/ Lembaga yang mengalami pemisahan;
- Kementerian/ Lembaga yang mengalami penggabungan;
- Kementerian/ Lembaga yang baru dibentuk.
Bapak Ibu yang terhormat,
Selanjutnya, akan kami sampaikan Kinerja Realisasi APBN per 31 Januari 2025 Lingkup Wilayah Kerja KPPN Klaten. Sumber Data:
- Om Span per 31 Januari 2025 data 04 Februari 2025
- SIMTRADA djpk.kemenkeu.go.id per 04 Februari 2025
Wilayah kerja KPPN Klaten meliputi Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali dengan jumlah Satuan Kerja sebanyak 73 Satker Kementerian Lembaga dan 3 satker penyaluran dana Transfer ke Daerah (TKD). Pagu Dana yang dikelola Satker Wilayah Kerja KPPN Klaten tahun 2025 sebesar Rp 5,08 Triliun, pagu dana tersebut lebih rendah dari anggaran tahun 2024 sebesar Rp 5,46 Triliun atau turun sebesar 6,96%. Hal ini disebabkan oleh langkah penghematan anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowo di tahun 2025.
Pendapatan Negara per 31 Januari 2025 sebesar Rp 165,30 Miliar turun sebesar 33,53% Year on Year (YoY) atau terjadi penurunan sebesar Rp 83,40 Miliar dibandingkan periode per 31 Januari 2024. Hal ini karena penerimaan perpajakan sebesar Rp 122,26 Miliar yang turun Rp 82,94 Miliar atau 40,42% YoY, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 43,04 Miliar yang turun sebesar Rp 458,25 Juta atau 1,05% YoY.
Sedangkan realisasi Belanja Negara terjadi peningkatan sebesar 1,76% YoY atau meningkat sebesar Rp 9,64 Miliar dibandingkan periode per 31 Januari 2024. Dari total pagu dana yang dikelola Satker KPPN Klaten yaitu sebesar Rp 5,08 Triliun, per 31 Januari 2025 telah direalisasikan sebanyak Rp 558,81 Miliar atau sebesar 11,01% dari pagu anggaran tahun 2025. Realisasi belanja negara ini terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah.
Untuk belanja pemerintah pusat telah direalisasikan sebanyak Rp 60,64 Miliar atau sebesar 5,16% dari jumlah pagu anggaran sebesar Rp 1,18 Triliun. Jumlah realisasi ini meningkat sebesar Rp8,40 Miliar dari tahun sebelumnya atau sebesar 16,08% YoY. Belanja pemerintah pusat ini terdiri dari:
- Belanja Pegawai telah direalisasikan sebesar Rp 38,21 Miliar atau sebesar 5,93% dari pagu sebesar Rp 643,95 Miliar, tumbuh 19,31% YoY. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan jumlah pegawai di setiap satker dan adanya Satker yang mengalami perubahan nomenklatur, pemisahan atau penggabungan.
- Belanja Barang telah direalisasikan sebesar Rp 22,20 Miliar atau sebesar 4,68% dari pagu sebesar Rp 474,68 Miliar, tumbuh 10,09% YoY. Pertumbuhan realisasi belanja barang dibandingkan tahun lalu karena eksekusi belanja sesuai dengan perencanaan pencairan dana bulanan sebelum ada arahan efisiensi belanja secara terpusat.
- Belanja Modal telah direalisasikan sebesar Rp 233,23 Juta atau sebesar 0,42% dari pagu sebesar Rp 54,99 Miliar, mengalami kenaikan 357,30% YoY. Hal ini sebagai upaya percepatan eksekusi belanja modal dengan pembayaran sekaligus sebelum ada arahan efisiensi belanja secara terpusat.
- Belanja Bantuan Sosial dengan pagu sebesar Rp 1,61 Miliar belum direalisasikan.
Sedangkan untuk belanja transfer ke daerah telah terealisasi sebesar Rp 498,17 Miliar atau sebesar 12,77% dari jumlah pagu anggaran sebesar Rp 3,90 Triliun. Jumlah realisasi ini meningkat sebesar Rp1,24 Miliar dari tahun sebelumnya atau sebesar 0,25% YoY. yang terdiri dari:
- Belanja transfer Dana Bagi Hasil telah direalisasikan sebesar Rp 178,11 Juta atau sebesar 0,38% dari pagu sebesar Rp 47,28 Miliar, mengalami penurunan sebesar 47,87% YoY
- Belanja transfer Dana Alokasi Umum telah direalisasikan sebesar Rp 355,43 Miliar atau sebesar 15,46% dari pagu sebesar Rp 2,30 Triliun; Tumbuh sebesar 1,33% YoY.
- Belanja transfer Dana Alokasi Khusus Fisik dengan pagu sebesar Rp 105,02 Miliar, belum ada realisasi.
- Belanja transfer Dana Alokasi Khusus Non Fisik telah direalisasikan sebesar Rp 124,81 Miliar atau sebesar 15,78% dari pagu sebesar Rp 791,10 Miliar, Mengalami penurunan sebesar 0,18% YoY.
- Belanja transfer Dana Desa telah direalisasikan sebesar Rp 17,74 Miliar atau sebesar 2,79% dari pagu sebesar Rp 635,51 Miliar; mengalami penurunan sebesar 14,63% YoY.
- Belanja transfer Dana Insentif Fiskal dengan pagu sebesar Rp 23,01 Miliar, belum ada realisasi.
Dana Transfer ke daerah yang dikelola KPPN Klaten tahun 2024 adalah sebesar 3,90 Triliun, s.d. 31 Januari 2025 telah direalisasikan untuk Kab. Klaten sebesar 269,46 Miliar dan untuk kab Boyolali sebesar 228,70 Miliar.
Demikian kami sampaikan laporan realisasi APBN lingkup Kerja KPPN Klaten per 31 Januari 2025.
Materi Press Rilis dapat di unduh di sini.
Penulis : Mochammad Habiby Al Asify (Pelaksana KPPN Klaten)














