Dalam rangka meningkatkan kualitas spiritual pegawai menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, KPPN Klaten menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) pada Jumat, 13 Februari 2026 bertempat di Ruang GKM KPPN Klaten. Acara yang berlangsung pukul 15.30–17.00 WIB ini diikuti oleh pejabat dan pegawai KPPN Klaten, pegawai PPNPN, serta siswa SMK 1 Jogonalan secara luring.
Pembukaan dan Rangkaian Acara
Acara dibuka oleh Ustadz Nanang Usman Salim, yang mengawali kegiatan dengan sambutan serta pengantar terkait pentingnya pembinaan mental di lingkungan kerja. Seluruh peserta kemudian bersama‑sama membaca Surat Yasin yang dipimpin langsung oleh KH. Maryanto, clq, sebelum memasuki sesi ceramah.
Intisari Ceramah: Jalan Menuju Kemuliaan Ramadhan
Dalam ceramahnya, KH. Maryanto, clq menyampaikan beberapa pesan penting tentang persiapan menyambut Ramadhan serta kunci meraih kemuliaannya.
1. Jalan Masuk Surga: Rahmat Allah dan Syafaat
Beliau menjelaskan bahwa manusia dapat masuk surga melalui dua jalan utama:
-
Jalur Rahmat Allah
Ibadah wajib seperti shalat lima waktu, puasa Ramadhan, dan zakat pada dasarnya mengantarkan seorang hamba kepada rahmat Allah. Bahkan kisah seseorang yang masuk surga karena memberi minum seekor anjing menjadi bukti betapa luasnya rahmat-Nya. -
Jalur Syafaat
Ibadah sunah adalah amalan yang bermuara pada syafaat, termasuk syafaat dari anak‑anak yang saleh. Amalan sunah yang dikerjakan akan memberikan pahala besar, dan meninggalkannya membuat seorang hamba rugi.
2. Keistimewaan Ramadhan
Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Dalam ceramah disebutkan bahwa pada bulan ini:
- Pintu surga dibuka
- Pintu neraka ditutup
- Setan‑setan dibelenggu
Karena itu, Ramadhan harus disambut dengan kesiapan rohani, jasmani, dan harta, agar ibadah berlangsung optimal.
3. Hikmah Ramadhan: Memperkuat Kebersamaan
Selain sebagai momentum ibadah, Ramadhan juga mengajarkan pentingnya kebersamaan di tengah perbedaan. Perbedaan jadwal sahur, buka, metode ibadah, hingga penentuan awal bulan tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan. Ramadhan melatih umat Islam untuk:
- saling menghormati,
- saling membantu,
- menahan diri,
- serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Penutup dan Harapan
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah agar seluruh peserta diberikan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan untuk menjalani Ramadhan sebaik‑baiknya. KH. Maryanto, clq mengajak seluruh peserta untuk memperbaiki ibadah wajib sebagai jalan meraih rahmat Allah dan memperbanyak ibadah sunah untuk mendapatkan syafaat di hari akhir.
Kesimpulan
Kegiatan Pembinaan Mental ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan inspirasi bagi seluruh pegawai KPPN Klaten dalam mempersiapkan diri menghadapi Ramadhan. Dengan kesiapan lahir dan batin, Ramadhan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi momentum meningkatkan kualitas diri, mempererat ukhuwah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.














