Halo Sobat Tangguh!
Tekanan dinamika global mereda, kinerja ekonomi Indonesia semakin terakselerasi.
Per Mei 2026, PMI Manufaktur Indonesia kembali masuk zona ekspansi di level 50, menunjukkan aktivitas produksi mulai menguat di tengah dinamika eksternal. Perbaikan ini terutama didukung oleh kenaikan permintaan domestik. Indeks Keyakinan Konsumen, Mandiri Spending Index, serta penjualan mobil dan motor tetap tumbuh tinggi pasca-Idulfitri.
Di tengah dinamika eksternal, APBN terus berperan sebagai instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi, melindungi daya beli, dan mendukung momentum pertumbuhan nasional. Defisit APBN terkendali, keseimbangan primer juga masih mencatatkan surplus. Kondisi ini menunjukkan ruang fiskal tetap sehat dan dikelola secara hati-hati.
Postur APBN sampai dengan Mei 2026:
-Pendapatan negara Rp1.185 triliun
-Belanja negara Rp1.365,4 triliun
-Defisit APBN 0,70% PDB
-Surplus keseimbangan primer Rp58,6 triliun
Sumber: @kemenkeuri
![]() |
![]() |

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Kuala Tungkal
Jl. Thomas Cup No.1 Tungkal Ilir III Kuala Tungkal Kab. Tanjung Jabung Barat 36513
Tel: 0742-323225 Fax: 0742-323226