Jakarta, 23 Mei 2026. Direktur Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan kembali menggelar kegiatan Treasury Go Inspire Future (TGIF) sebagai bentuk edukasi publik kepada generasi muda.
Pada Rabu, 21 Mei 2026, DJPb menerima kunjungan dari Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan Bogor dalam rangka kegiatan Accounting Visit.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pakuan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Komunikasi, Layanan Informasi, dan Kerja Sama Kelembagaan DJPb, Bapak Unggul Budi Susilo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan TGIF diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai praktik pengelolaan keuangan negara, khususnya di bidang perbendaharaan dan akuntansi pemerintahan.
“Ketika di bangku kuliah mungkin teori hanya dibaca atau dijelaskan di kelas. Namun saat melihat bentuk nyatanya secara langsung, pemahaman itu menjadi lebih nyata dan mudah dipahami,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan peran strategis DJP dalam pelaksanaan APBN, mulai dari pengelolaan kas negara, pelaksanaan anggaran, hingga penyusunan laporan keuangan pemerintah. Menurutnya, pengalaman langsung seperti ini penting untu membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja baik di sektor publik maupun swasta.
Selain itu, DJPb juga membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian atau penyusunan skripsi di bidang akuntansi sektor publik. Dukungan data dan informasi dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan literasi keuangan negara di lingkungan akademik.
Sementara itu, dosen pendamping Universitas Pakuan, Dr. Deni Ostana Babat, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan kesempatan belajar yang diberikan oleh DJPb kepada mahasiswa.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan implementasi dari pendekatan Outcome Based Education (OBE), di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung.
“Kami berharap mahasiswa dapat memahami bagaimana implementasi akuntansi pemerintahan secara nyata, sekaligus memperoleh gambaran dunia kerja di sektor publik,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, mahasiswa turut diajak memahami struktur Kementerian Keuangan, tugas DJPb, serta tantangan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, survei digital menggunakan Mentimeter, serta tanya jawab seputar akuntansi pemerintahan dan prospek karier di sektor publik. Dari hasil survei tersebut, sebagian besar mahasiswa mengaku tertarik untuk berkarier sebagai akuntan publik maupun aparatur sipil negara di bidang keuangan negara.

Mahasiswa juga menyampaikan antusiasme mereka untuk mengetahui lebih jauh bagaimana akuntansi diterapkan di lingkungan pemerintahan, terutama karena materi akuntansi sektor publik baru mulai dipelajari secara mendalam pada semester enam.
Melalui kegiatan TGIF ini, DJPb berharap dapat terus membangun sinergi dengan perguruan tinggi sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap pengelolaan keuangan negara dan akuntansi pemerintahan.
Dengan suasana yang santai namun edukatif, kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia perbendaharaan negara sekaligus memperluas wawasan mengenai peluang karier di sektor publik.[SAF]

Sumber: Website DJPB Kemenkeu RI


