Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan kesiapan kondisi fiskal dalam menyediakan dukungan untuk penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.
Gedung Prijadi Praptosuhardjo II Lantai 4
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2–4 Jakarta Pusat
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan kesiapan kondisi fiskal dalam menyediakan dukungan untuk penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pemerintah optimistis perekonomian nasional tetap solid pada tahun 2027 meskipun kondisi perekonomian global diperkirakan masih mengalami dinamika dan tingkat ketidakpastian yang tinggi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Gedung Keuangan Negara (GKN) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (07/08).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan Indonesia tetap terjaga pada triwulan II 2026 meski dunia kembali dihadapkan pada meningkatnya konflik geopolitik, lonjakan harga energi, dan tingginya volatilitas pasar keuangan global.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan Bagian Anggaran 015 dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara Tahun 2025.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendorong Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) untuk terus memperkuat kapasitas organisasi agar semakin adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik yang terus berkembang.
Jakarta, 28 Juli 2026. Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta bersama KPPN lingkup wilayah Jakarta menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) secara luring pada 21 Juli 2026 bertempat di Aula Kanwil DJPb DKI Jakarta. Acara ini menjadi ajang diskusi terbuka antara DJPb dengan para pemangku kepentingan, mulai dari satker, akademisi, media, hingga perbankan. Tujuannya sederhana yaitu mendengar masukan, berbagi pengalaman, dan memperkuat layanan publik agar semakin adaptif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPb DKI Jakarta yang diwakili Kepala Bidang PPA II, Langgeng Suwito menekankan bahwa layanan perbendaharaan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan juga soal kepercayaan publik. Karena itu, DJPb berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi solusi. Forum ini pun dipandang penting sebagai ruang dialog dua arah, bukan hanya sosialisasi satu arah.
Jakarta, 28 Juli 2026. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I Tahun 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat dan mampu menjaga kesehatan fiskal pada Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Juli 2026, Selasa (21/7). Kinerja APBN yang solid tersebut juga memperoleh pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional, yaitu Standard & Poor's (S&P) dan Lianhe Credit Rating.
Dalam paparannya, Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa pendapatan negara hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, belanja negara terealisasi sebesar Rp1.656,0 triliun atau meningkat 17,8 persen (yoy), mencerminkan APBN yang tetap ekspansif sekaligus produktif dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. "Dengan pendapatan yang tumbuh kuat, belanja yang produktif, dan pembiayaan yang dikelola secara terukur, defisit APBN tetap terkendali sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76 persen dari PDB, disertai surplus keseimbangan primer sebesar Rp85,1 triliun," jelas Menkeu.