Laporan Monev Pengendalian Inflasi Daerah Periode Trw II 2024
Tanggal Release: 16 Juli 2024
Ukuran File: 16.768 KB
Abstraksi:
Tingkat inflasi pada bulan Juni 2024 dengan locus survey pada Kabupaten Ngada tercatat sebesar 2,15% yoy, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,82. Tingkat inflasi tersebut merupakan tertinggi kedua setelah Kota Maumere dengan tingkat inflasi sebesar 2,19%. Komuditas penyumbang inflasi terbesar adalah Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil sebesar 2,02%, disusul Pakaian dan Alas Kaki dengan andil sebesar 0,50%.
Alokasi belanja K/L yang diperuntukkan bagi pengendalian inflasi terdapat pada 4 (empat) kegiatan yang tersebar pada 7 (tujuh) Satker dengan alokasi total sebesar Rp155,55 miliar dan realisasi penyerapan anggaran sampai dengan Juni 2024 sebesar Rp44,73 miliar atau sebesar 28,76%. Tingkat penyerapan s.d. Triwulan II 2024 tersebut tergolong cukup baik, mengingat sebagian besar alokasinya (99,77%) merupakan belanja modal.
Realisasi anggaran belanja menurut Rincian Output, menunjukkan bahwa pengendalian inflasi melalui Program Infrastruktur Konektivitas transportasi laut sampai dengan Triwulan II 2024 sudah cukup baik, yaitu sebesar 44,58%. Kondisi sebaliknya terjadi pada penyerapan anggaran sampai dengan Triwulan II 2024 pada kegiatan Pelaksanaan Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan Nasional yang baru mencapai 18,60%. Berdasarkan informasi dari Satker PJN III Nusa Tenggara Timur, progress capaian fisik sudah melampaui realisasi anggaranya, namun karena terkendala pemenuhan dokumen syarat pembayaran menyebabkan realisasi anggaran masih rendah.



