Jalan Adi Sucipto No.29, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur

Press Release Kinerja APBN Bulan Februari 2026

Pelaksanaan anggaran periode sampai dengan Februari tahun 2026 di wilayah Manggarai Raya dan Kab. Ngada menunjukkan kinerja yang sangat baik. Penyerapan anggaran tercatat sebesar 19,22%, yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar 9,77% dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 21,41%. Dibandingkan tahun 2025 (yoy) realisasi anggaran bulan sampai dengan Februari 2026 tersebut naik sebesar 14,13%, yang disumbang oleh kenaikan belanja Kementerian Negara/Lembaga (K/L) sebesar 16,84% dan kenaikan penyaluran TKD sebesar 13,85%. Komponen belanja K/L yang mengalami kenaikan paling besar adalah belanja barang yang naik sebesar Rp6,51 miliar dan belanja modal yang naik sebesar Rp4,38 miliar. Komponen TKD yang mengalami kenaikan adalah DAU sebesar Rp40,45 miliar dan DAK Non Fisik sebesar Rp42,69 miliar. Penyaluran Dana Desa juga mengalami kenaikan sebesar Rp3,12 miliar, yang disebabkan adanya percepatan pengajuan penyaluran Dana Desa Reguler Tahap I tahun 2026.

Terkait realisasi penyerapan belanja barang yang naik cukup signifikan, yaitu sebesar Rp6,51 miliar atau 34,96% (yoy), yang antara lain disebabkan adanya percepatan belanja barang pada beberapa Satker, antara lain yang paling signifikan adalah Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo yang naik Rp2,06 miliar dan Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III NTT yang juga naik sebesar Rp2,41 miliar. Sebagaimana belanja barang, belanja modal juga mengalami kenaikan belanja modal, antara lain terjadi pada Satker PJN III NTT sebesar Rp2,86 miliar, KSOP Labuan Bajo sebesar Rp838,49 juta, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo dengan kenaikan belanja modal sebesar Rp581,77 juta.

Di sektor pendapatan, realisasi pendapatan pajak dan non pajak sampai dengan Februari 2026 mengalami pertumbuhan -0,20%, dari pendapatan sebesar Rp61,82 miliar di tahun 2025 menjadi sebesar Rp61,69 miliar di tahun 2026. Penurunan pendapatan negara tersebut lebih disebabkan bahwa pada bulan Januari 2025 terdapat setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa pengembalian belanja modal tahun anggaran yang lalu sebesar Rp14,50 miliar, sedangkan di bulan Januari 2026 tidak ada PNBP tersebut. Sementara itu pendapatan Perpajakan sampai dengan Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar Rp15,37 miliar atau sebesar 53,54% (yoy). Selain tidak adanya pengembalian belanja modal di tahun 2026, penurunan PNBP disebabkan adanya penurunan Pendapatan Wisata Alam yang menurun sebesar Rp894,77 juta dan Pendapatan Kebandarudaraan yang menurun signifikan sebesar Rp1,21 miliar.

Penurunan Pendapatan Wisata Alam tersebut disebabkan adanya penutupan trip ke Kawasan Taman Nasional Komodo karena cuaca buruk dan akibat terjadinya kecelakaan kapal. Pendapatan Wisata Alam di bulan Februari dan seterusnya diproyeksikan kembali meningkat karena sejak tanggal 04 Februari 2026, trip ke kawasan Balai Taman Nasional Komodo Kembali dibuka dan Pendapatan Wisata Alam kembali bangkit. Adanya penutupan Kawasan Taman Nasional Komodo tersebut secara langsung berdampak pada penurunan Jenis PNBP terkait, seperti Pendapatan Visa yang menurun sebesar Rp251 juta dan Pendapatan Kebandarudaraan yang menurun signifikan sebesar Rp1,21 miliar.  

Kinerja APBN di wilayah Manggarai Raya dan Kab. Ngada di atas, tentunya akan memberikan kontribusi positif dan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah untuk periode Triwulan I 2026. Data pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang sudah di-release BPS tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan positif, yakni Manggarai Barat sebesar 5,82%, Manggarai sebesar 5,09%, Manggarai Timur sebesar 4,75%, dan Ngada sebesar 4,28%. Berdasarkan data historis pertumbuhan PDRB dari tahun 2023 sampai dengan 2025, pertumbuhan ekonomi periode Triwulan I tahun berjalan mengalami kecenderungan meningkat dibandingkan periode Triwulan IV tahun sebelumnya, sehingga pertumbuhan PDRB Triwulan I 2026, dengan memperhatikan kinerja APBN di atas, diproyeksikan akan mengalami peningkatan dibandingkan periode Triwulan IV 2025.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search