Perkembangan Pendapatan dan Hibah, Penerimaan Perpajakan, dan PNBP s.d. 1 Mei 2025, mencakup:
- Realisasi pendapatan negara sebesar Rp126,13 M, turun sebesar 16,59% (yoy).
- Penerimaan Perpajakan sebesar Rp55,55 M, turun sebesar 45,69% (yoy).
- Realisasi penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp70,58 M, naik sebesar 44,22% (yoy).
Perkembangan Belanja Negara: Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dan Transfer ke Daerah & Dana Desa (TKDD) s.d. 1 Mei 2025, mencakup:
- Pagu Belanja Negara sebesar Rp5,15 T terdiri dari Pagu BPP sebesar Rp875,91 M dan Pagu TKDD sebesar Rp4,27 T.
- Realisasi Belanja Negara Rp1.239,31 M terdiri dari BPP sebesar Rp210,58 M dan TKDD sebesar Rp1.028,73 M.
- Persentase Realisasi Belanja Negara sebesar 24,09% terdiri dari BPP sebesar 24,04% terhadap pagu dan TKDD sebesar 24,09% terhadap pagu.
- Pertumbuhan year on year (yoy) untuk Belanja Negara turun sebesar 18,13%, dengan rincian BPP turun 43,18%, sedangkan TKDD turun 10,02%.
- Realisasi Belanja 10 K/L pagu terbesar adalah sebesar Rp205,76 M atau 25,64% dari pagu dan berkontribusi sebesar 90,23% terhadap realisasi belanja K/L, serta mengalami penurunan sebesar 40,52% (yoy).
Analisis Tematik: Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Umi 2023 - 2025
- Terdapat penurunan penyaluran KUR pada Triwulan I Tahun 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5.8% untuk wilauah kerja KPPN Ruteng yaitu Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada, dan penurunan jumlah debitur sebesar 6.5%.
- Terdapat penurunan penyaluran UMi pada Triwulan I Tahun 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 99.32 % untuk Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada, dan penurunan jumlah debitur sebesar 99,72%.



