Realisasi penyaluran APBN di wilayah pembayaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai yaitu Kabupaten Sinjai, tembus Rp263,212Miliar per triwulan III 2022, atau 59,95 persen dari total pagu sebesar Rp439,05Miliar yang tersebar pada 25 Satker mitra kerja KPPN Sinjai dan 1 (satu) Pemda Kabupaten Sinjai.
Realisasi ini ditopang oleh 2 sektor belanja, yaitu belanja pemerintah pusat, yang terdiri belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal, serta transfer ke daerah dan dana desa.(TKDD).
Arif Kurniadi, Kepala KPPN Sinjai, mengatakan bahwa Dari total realisasi APBN Rp436,16 Millyar tersebut, untuk belanja pemerintah pusat sebanyak Rp104,86 Miliar dari total pagu Rp166,81 M dan Belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebanyak 59,68 Miliar dari total pagu 269,35 Miliar.
Apabila dirincikan Realisasi Belanja Pemerintah Pusat tertinggi adalah Belanja Pegawai (51) sebesar Rp83,68Miliar atau 82,13% pagu Rp101,89Miliar, kemudian disusul Belanja Modal (53) sebesar Rp12,85Miliar atau 78,18% dari pagu sebesar Rp16,43 Miliar, dan yang terakhir Belanja Barang (52) sebesar Rp35,44Miliar atau 67,72% dari pagu sebesar Rp52,33Miliar.
Persentase realisasi belanja pemerintah pusat tahun ini lebih tinggi 6,92% dari tahun lalu yang hanya mencapai 70,41%. Hal tersebut disebabkan persentase realisasi belanja modal dan belanja pegawai tahun ini mengalami kenaikan. Walaupun secara keseluruhan, pagu APBN tahun ini mengalami penurunan.
Untuk pelaksanaan penyaluran dana TKDD dirincikan sebagai berikut. DAK Fisik disalurkan sebesar Rp51,13Miliar atau 31,48% dari total pagu Rp162,40Miliar, DAK Non Fisik disalurkan sebesar Rp30,53Miliar atau 72,14% dari total pagu Rp42,31Mi dan Dana Desa sebesar Rp49,59Miliar atau 77,85% dari total pagu Rp63,69Miliar.
Sesuai data dari KPPN, terdapat 5 Desa dengan penyaluran Dana Desa terbanyak yaitu Desa Bonto Katute dengan total penyaluran Rp1,09Miliar, Desa Pattongko dengan realisasi Rp1,02Miliar, kemudian Desa Massaile dengan total realisasi Rp0,99Miliar, Desa Terasa dengan realisasi Rp0,98Miliar, dan yang ke-5 Desa Aska dengan realisasi Rp0,93Miliar.
Total seluruh realisasi Belanja Pemerintah Pusat maupun TKDD semester ini Rp263,21Miliar. Secara persentase tingkat realisasi tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu.
Meskipun penyaluran APBN triwulan III 2022 ini sudah cukup baik, KPPN Sinjai terus mendorong satuan kerja untuk meningkatkan realisasi belanja barang maupun belanja modal.
Arif menuturkan bahwa pihak KPPN Sinjai akan terus memonitoring satuan kerja dan pemerintah daerah Kabupaten Sinjai dalam penyaluran APBN agar manfaat dari APBN dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Sinjai.


