Direktur Jenderal Perbendaharaan, Bapak Hadiyanto pada tanggal 11 Juni 2021 s.d. 12 Juni 2021 melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau. Turut hadir dalam rombongan kerja tersebut yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Bapak Didyk Choiroel, Direktur Sistem Perbendaharaan, Bapak Agung Yulianta, Kepala Kanwil Sumatra Barat, Bapak Heru Pudyo Nugroho, serta didampingi beberapa pejabat Administrator, Pengawas, dan pelaksana dari Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan.

Dalam acara kunjungan kerja Direktur Jenderal Perbendaharaan pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, didahului dengan peninjauan booth UMKM yang merupakan debitur KUR dan UMi wilayah Kota Tanjungpinang. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan soft launching Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau yang berlokasi di Jalan Sultan Muhammad Syah, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang. Pada sesi pengarahan kepada para pegawai Kanwil DJPb Prov. Kepri, KPPN Tanjungpinang, dan KPPN Batam, beliau mengungkapkan bahwa setiap insan perbendaharaan harus dapat beradaptasi menuju organisasi yang agile. “yang paling penting adalah unlock your potential, kembangkan diri. Jangan terkungkung oleh legacy dan business process yang rutin. Ini harus terus dikembangkan, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan keberadaan kantor ini” tambah Hadiyanto.

Seiring dengan segala tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan perlu aktif memberikan masukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kanwil Ditjen Perbendaharaan harus bisa memberikan masukan, membedah, meng-zoom in penyerapan anggaran dan pelaksanaan anggaran daerah, dikaitkan dengan kualitas spending yang dilakukan oleh Satker. Mencoba melihat potensi pembangunan infrastruktur dasar, tren pertambahan penduduk, jumlah pengunjung, fasilitas rumah sakit, pendidikan, dan lain-lain yang mungkin tidak terpikirkan oleh Pemda dan menjadi prioritas oleh Pemerintah Daerah,” ungkap Direktur Jenderal Perbendaharaaan Hadiyanto.
Serapan belanja APBN masih dapat ditingkatkan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Oleh karenanya, Kanwil DJPb harus dapat menemukan akar permasalahan dan menganalisis untuk memberikan solusi terbaik. Dirjen Perbendaharaan juga menekankan bahwa insan perbendaharaan harus memiliki sifat curiosity dan tidak berhenti pada pemahaman atas pelaksanaan anggaran, tetapi mampu memahami dalam konteks yang lebih luas terutama terkait dengan pengelolaan kas, investasi, pengelolaan BLU dan pengkonsolidasian data, terlebih Kemenkeu akan menjadi Data Driven Organization.






