Jayapura, 19–20 November 2025 — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua menyelenggarakan Crash Program Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Keuangan Daerah bagi pemerintah daerah lingkup Provinsi Papua. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari secara hybrid, berpusat di Aula Lantai 8 Gedung Keuangan Negara Jayapura dan diikuti pula oleh peserta melalui Zoom Meeting.
Program ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Keuangan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola keuangan negara, sekaligus bagian dari penguatan peran Ditjen Perbendaharaan sebagai Financial Advisor guna mendorong peningkatan kualitas belanja daerah.
Kegiatan dibuka oleh kepala bagian umum, Rahadian Setyo Noegroho mewakili Kepla Kanwil DJPb Provinsi Papua. Dalam opening remarks menyampaikan pentingnya pemda memiliki pemahaman komprehensif mengenai tata kelola APBD, optimalisasi fiskal, serta strategi pelaksanaan anggaran yang efektif. Peserta kegiatan berasal dari BPKAD lingkup Provinsi Papua.
Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari Hukum Pengelolaan Keuangan Negara Oleh Iyan Ardiyan, Pola Keuangan APBD dan Strategi Fiskal Pemerintah Daerah Oleh Frederikus P. Sianipar, Sharing Pengelolaan Kas Oleh Untung Widiyatmoko, langkah-langkah strategis Pelaksanaan Anggaran (LLSPA) dan langkah-langkah akhir tahun (LLAT) oleh Rendy Afrian hingga Materi mengenai Current Issue Pengelolaan TKD yang di berikan oleh Iyan Ardiyan.
Seluruh sesi difasilitasi oleh pejabat dan analis dari Bidang PPA II Kanwil DJPb Papua, yang menyajikan materi secara aplikatif dan sesuai kebutuhan pemda.
Melalui Crash Program ini, diharapkan pemerintah daerah dapat semakin meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi anggaran daerah, sehingga pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.






