Jl. Kopral Sayom No.26 Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah

Publikasi

Berita

Kegiatan Pembinaan Mental : ” Mempertahankan Konsistensi Beramal Pasca Ramadhan”

KPPN Klaten mengadakan kegiatan Bintal yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 20 Mei 2024 pukul 15.00 s.d. selesai di Mushola Sholahuddin KPPN Klaten. Bintal mengambil tema ”Mempertahankan Konsistensi Beramal Pasca Ramadhan”  yang bertujuan mengistiqomahkan amal ibadah pasca Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Nanang Usman Salim (Badan Amalan Islam KPPN Klaten). Kegiatan diikuti oleh para pejabat/pegawai KPPN Klaten dan pegawai PPNPN dan Mahasiswa Magang secara offline.

Muqoddimah Ceramah dimulai dari Memberi salam kepada Jamaah , Puji syukur kepada Allah swt dan sholawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. Ustadz mengajak semua jamaah untuk bersyukur atas semua nikmat Allah swt, nikmat iman dan nikmat sehat, nikmat bisa hadir sholat berjamaah, dan nikmat hadir dalam majlis taklim.

Sholawat dan salam teruntuk manusia Agung, penghulu mujahid, Rasulullah Muhammad saw, yang kita semua menunggu syafaatnya, yang teruntuk ummatnya yang melaksanakan ajarannya. Walaupun ustadz, mengaku belum sempurna tetap memberikan nasehat, agar kita semua bisa saling mengingatkan, sebagaimana nasehat ulama muqoddimin.

Imam Hasan al Bashri mengatakan "Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, bukan berarti aku orang yang terbaik diantara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, aku pun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya.

Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat. Akan menjadi sedikit jumlah orang yang mau memberi peringatan dan tidak akan ada orang-orang yang berdakwah di jalan Allah 'Azza wa Jalla, tidak ada yang mengajak untuk mentaati-Nya, tidak pula melarang dari bermaksiat kepada-Nya.

Namun dengan berkumpulnya ulama dan kaum mukminin, sebagian memperingatkan kepada sebagian yang lain, niscaya hati-hati orang-orang yang bertakwa akan hidup dan mendapat peringatan dari kelalaian serta rasa aman dari lupa dan kekhilafan.

Maka terus meneruslah -semoga Allah mengampuni kalian- engkau berada pada majelis-majelis dzikir (majelis ilmu), bisa jadi satu kata yang terdengar merendahkan diri kita sangat bermanfaat bagi kita. Bertakwalah kalian semua kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim."

Kondisi iman seseorang juga naik turun, tidak semua amal bisa sempurna. Hanya saja hendaknya kita semua berusaha istiqomah dalam beramal, mempertahankan amal seperti Ketika Ramadhan. Sebagaimana dicontohkan para sahabat dahulu, mereka menangis Ketika Ramadhan meninggalkan mereka, berharap segera bertemu dengan Ramadhan berikutnya.

Banyak Membaca al Quran

Diantara  amalan  agar kita Istiqomah pasca Ramadhan adalah banyak membaca alQuran. Silakan meluangkan waktu, boleh pagi atau sore hari, sebelum sholat atau setelah sholat. Setiap membaca silakan satu lembar ataupun dua lembar,seperempat juz ataupun satu juz. Jika dilakukan Istimror atau kontinyumaka iman akan terjaga dan meningkat.

Berbuat baik terus menerus

Berbuat baik terus menerus, walaupun kelihatan seperti hal yang kecil. Berbuat baik dimanapun dan kapanpun, dengan siapapun, sehingga tidak ada celah ketidakbaikan. Banyak ladang kebaikan, seperti menolong orang kelaparan, anak yatim dan yang terkena bencana. Rasulullah berbuat kebaikan ketika Ramadhan sangat cepat, lebih cepat dari angin. Pasca Ramadhan hendaknya kontinyu tidak putus dalam berbuat kebaikan.

Amalan Sunnah

Memperbanyak amalan sunnah, misalnya sholat sunnah. Silakan istiqomahkan sholat dhuha, sholat rawatib, sholat tahajud dan sholat sunnah lainnya. Tanyakan pada diri sendiri, kapankah aku tahajud terakhir, sudahkah istiqomah, sudahkah seminggu sekali.

Amalan sunnah yang lain adalah mengamalkan adab makan dan minum. Silakan makan dengan tangan kanan, jangan makan dengan tangan kiri. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya”. Makan dan minum dengan mengucap basmallah, agar tak terputus rahmat, agar menjadi barokah. Makan dan minum dengan duduk, jangan sambal berdiri. Memakai baju dengan tangan kanan dan melepas dengan tangan kiri. Kesehariannya kit ajika mengikuti sunnah makan akan mendatangkan pahala, rahmat dan barokah.

Berdoa selalu

Berdoa selalu setiap hari setiap saat. Jika mau makan berdoa selepas makan berdoa. Jika masuk WC berdoa, keluar WC berdoa. Jika masuk masjid berdoa, jika keluar masjid berdoa. Setiap gerak kita dimulai dengan berdoa.

Seseorang yang tidak mau berdoa adalah orang yang sombong. Seakan tidak lagi membutuhkan yang membuatnya hidup dan diberikan banyak nikmat. Dengan doa menunjukkan kita adalah hamba Allah.

Tidak mau berdoa, tidak mau beribadah, termasuk tak mau sholat, adalah orang yang sombong. Dan akan dimasukkan ke neraka saqqor. “Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?” Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat. (Al Mudastir :42-43)

Menjaga Sholat

Hendaknya kita sebagai mukmin menjaga sholat lima waktu. Sholat adalah pokok amal, jika baik sholatnya maka amal lainnya kan menjadi baik. Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Yang pertama kali akan dihisab dari seseorang pada hari kiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik, akan baik pula seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, akan rusak pula seluruh amal perbuatannya."

Hendaknya kita mempebaiki sholat kita, bagi laki laki silakan menjaga sholat berjamaah, Telah dicontohkan sahabat Rasulullah Abdullah Ummi Maktoum, kendati buta tetap mendatangi sholat berjamaah. Lebih bagus lagi berlomaba untuk mendapatkan shof pertama.

Bersegeralah dan Berlombalah dalam amal kebaikan. Allah akan melihat amalan kita, apakah kita menjadi orang yang terbaik. “yaitu yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun” (Al Mulk:2).

Ceramah diakhiri dengan Doa.

 

Penulis : Sumadi KPPN Klaten

Peta Situs   •  Email Kemenkeu   •   FAQ   •   Kentongan  •  Hubungi Kami

© 2025 DITJEN PERBENDAHARAAN  •  ALL RIGHTS RESERVED  •  MANAGED BY HB18

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Klaten
Jalan Kopral Sayom No.26 Kec. Klaten Utara Kab. Klaten 57435
Call Center: 14090
Tel: 0272-3392418 Fax: 0272-3320443

 

 

TRAFFIC

Jumlah Tampilan Artikel
513591
IKUTI KAMI
   
  
PENGADUAN

Search