Hari Rabu tanggal 22 Januari 2025 pukul 15.00 s.d. 15.15 WIB KPPN Klaten mengadakan kegiatan Bimbingan Mental (Bintal) dengan tema "Istiqomah" yang dibawakan oleh Ustadz Nanang Usman Salim.
Kegiatan pembinaan mental bertema “Istiqomah” bertujuan mengingatkan kita untuk dapat taat yang terus menerus karena sifat manusia yang gampang goyah.
- Puji syukur kepada Allah Swt. atas limpah dan rahmat Allah Swt. kita semua hadir menjalankan perintah Allah Swt. Shalat Ashar berjamaah diteruskan dengan kajian.
- Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Manusia Agung, junjungan kita Nabi Muhammad Saw., yang telah memberikan contoh dan suri teladan dalam kehidupan agar kita selalu berakhlak mulia, akhlak yang agung, yang menunjukkan ketinggian iman, dengan selalu berlaku baik kepada sesama.
- Ceramah dibuka dengan perenungan terkait pentingnya Istiqomah dalam kehidupan kita. Istiqomah adalah sikap teguh dan konsisten dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Istiqomah bukanlah hal yang mudah, namun sangat penting untuk mencapai ridha Allah dan kebahagiaan di dunia serta akhirat.
- Ketaatan kepada Allah SWT
Istiqomah dalam ketaatan berarti kita harus selalu berusaha menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ketaatan ini mencakup segala aspek kehidupan, baik dalam ibadah, muamalah, maupun akhlak. Sebagai contoh, kita harus selalu menjaga Shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan berzakat. Selain itu, kita juga harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, seperti berbuat baik kepada tetangga, membantu orang yang membutuhkan, dan menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik.
- Meluruskan Niat
Niat yang lurus adalah kunci utama dalam menjalankan Istiqomah. Setiap amal yang kita lakukan haruslah semata-mata karena Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, marilah kita selalu memperbaharui niat kita agar tetap ikhlas dan hanya mengharap ridha Allah.
- Sahabat Qusman dalam Perang Uhud
Kisah sahabat Qusman dalam perang Uhud adalah contoh nyata tentang pentingnya Istiqomah. Qusman adalah seorang sahabat yang awalnya berjuang dengan semangat tinggi dalam perang Uhud. Namun, ketika ia terluka parah, ia mengungkapkan bahwa ia berperang bukan karena Allah, melainkan karena ingin membela kehormatan sukunya. Akhirnya, ia meninggal dalam keadaan tidak Istiqomah dan tidak mendapatkan pahala dari perjuangannya. Kisah ini mengajarkan kita bahwa niat yang lurus dan Istiqomah sangat penting dalam setiap amal yang kita lakukan.
- Mencari Sahabat yang Baik dan Sholeh
Istiqomah juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan teman-teman kita. Oleh karena itu, kita harus mencari sahabat yang baik dan sholeh yang dapat membantu kita dalam menjaga Istiqomah. Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang itu tergantung agama sahabatnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapa yang menjadi sahabatnya." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Sahabat yang baik akan selalu mengingatkan kita untuk tetap berada di jalan yang benar dan menjauhi perbuatan yang tidak baik.
- Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan hidayah untuk tetap Istiqomah di jalan-Nya.
Ceramah diakhiri dengan Doa.
Marilah kita selalu berusaha untuk Istiqomah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, meluruskan niat, mengambil pelajaran dari kisah sahabat Qusman, dan mencari sahabat yang baik dan sholeh. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan hidayah untuk tetap Istiqomah di jalan-Nya.
Narasumber : Nanang Usman Salim
Notulis : Mochammad Habiby Al Asify (Pelaksana KPPN Klaten)














