Langkah Strategis Meningkatkan IKPA Satker
- Penguatan Perencanaan Anggaran Sejak Awal Tahun
Penyusunan DIPA yang realistis dan akurat menjadi kunci. Satker perlu memastikan bahwa rencana kerja yang dituangkan ke dalam DIPA sesuai dengan kebutuhan riil dan kalender kegiatan. - Optimalisasi Penyerapan Anggaran Secara Bertahap
Hindari pola serapan anggaran yang menumpuk di akhir tahun (backloading). Gunakan analisis tren bulanan untuk memantau realisasi belanja agar target serapan tidak meleset. - Peningkatan Kualitas Belanja Kontraktual
Satker yang belum melakukan kontraktualisasi kegiatan harus segera melaksanakannya. Gunakan sistem pengadaan berbasis e-katalog atau e-purchasing. - Efisiensi dan Ketepatan Waktu Penyelesaian Tagihan
Penyelesaian tagihan yang lambat tidak hanya mengganggu arus kas negara tetapi juga menurunkan nilai IKPA. Gunakan aplikasi keuangan secara optimal untuk percepatan proses. - Pengelolaan Uang Persediaan (UP) dan TUP Secara Tertib
Lakukan pelaporan LPJ secara berkala dan tepat waktu. Manfaatkan dashboard monitoring KPPN untuk pengingat status pertanggungjawaban. - Peningkatan Capaian Output
Gunakan metode evaluasi berbasis kinerja untuk mengukur keberhasilan capaian sasaran. - Monitoring dan Evaluasi Rutin
Lakukan forum koordinasi triwulanan dan benchmarking dengan satker yang memperoleh nilai IKPA tinggi. - Penguatan SDM Pengelola Anggaran
Lakukan pelatihan berkala kepada operator SAI, bendahara, dan PPK mengenai perubahan regulasi dan teknis aplikasi.
Inovasi KPPN dalam Mendukung Peningkatan IKPA
Sebagai mitra kerja satker, KPPN Padang telah melaksanakan berbagai inovasi seperti:
- Penyediaan dashboard real-time IKPA
- Bimbingan teknis tematik
- Penghargaan bagi satker dengan nilai IKPA terbaik
KPPN juga selalu berperan aktif dengan menerbitkan early warning system, coaching clinic, dan mendorong integrasi antara pelaksanaan anggaran dengan sistem pengukuran kinerja instansi.


