Surakarta - Berdasarkan data Kinerja APBN lingkup KPPN Surakarta yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri, realisasi penyaluran APBN hingga 30 April 2026 telah mencapai Rp2,8 triliun atau sekitar 34 persen dari total pagu anggaran 2026 sebesar Rp8,4 triliun. Capaian realisasi ini mengalami kenaikan 6% secara tahunan, mencerminkan pelaksanaan anggaran yang berjalan sesuai rencana pada awal tahun anggaran.
Penyaluran belanja negara tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat dan Transfer ke Daerah (TKD), yang keduanya berperan penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Belanja pemerintah pusat tercatat terealisasi sebesar Rp1,3 triliun atau sekitar 28 persen dari pagu Rp4,3 triliun. Belanja ini didominasi oleh belanja pegawai, diikuti belanja barang, belanja modal, serta belanja sosial yang turut mendukung operasional layanan instansi pemerintah di daerah.
Sementara itu, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) hingga 30 April 2026 mencapai Rp1,5 triliun dari total pagu Rp3,7 triliun. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai skema, antara lain Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Desa.
Penyaluran TKD ini menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan daerah, terutama dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa.
KPPN Surakarta mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan dokumen syarat salur Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa agar penyaluran anggaran dapat berjalan optimal sebelum akhir tahun anggaran 2026.
Di sisi penerimaan negara, KPPN Surakarta mencatat realisasi penerimaan dalam negeri sekitar Rp1,5 triliun. Penerimaan tersebut didominasi oleh perpajakan dari cukai, pajak penghasilan (PPh), serta jenis penerimaan perpajakan lainnya.
Kinerja penerimaan ini menunjukkan kontribusi ekonomi regional yang tetap terjaga meskipun menghadapi dinamika ekonomi pada awal tahun 2026.







