Dalam rangka menyambut peringatan Malam Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tarakan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Mental dan Kerohanian pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Front Office KPPN Tarakan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 17.30 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Kantor, para pejabat, serta seluruh pegawai KPPN Tarakan yang hadir dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan spiritual yang dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dengan penguatan iman dan karakter pegawai. Momentum Ramadan dimanfaatkan tidak hanya sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta membangun suasana kerja yang harmonis dan religius di lingkungan kantor.
Adapun rangkaian kegiatan Bimbingan Mental dan Kerohanian dalam rangka Menyambut Malam Nuzulul Qur’an di lingkungan KPPN Tarakan dilaksanakan dengan susunan acara sebagai berikut:
- Pembukaan oleh pembawa acara;
- Sambutan Kepala KPPN Tarakan;
- Penyampaian tausiyah atau ceramah keagamaan oleh narasumber;
- Sesi diskusi dan tanya jawab;
- Doa khataman Al-Qur’an;
- Penyerahan bantuan bakti sosial kepada PPNPN KPPN Tarakan;
- Buka puasa bersama;
- Salat Magrib berjamaah;
- Penutup.
Acara diawali dengan sambutan Kepala KPPN Tarakan, Ibu Lely Yalestiarini, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sejak hari pertama Ramadan 1447 H, seluruh pegawai KPPN Tarakan telah melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an secara rutin selama 20 menit setiap pagi sebelum memulai aktivitas kerja.
Kegiatan tadarus tersebut dilaksanakan secara bergantian oleh seluruh pegawai sebagai bentuk komitmen bersama untuk menghidupkan suasana Ramadan di lingkungan kantor. Melalui konsistensi pelaksanaan tadarus tersebut, seluruh pegawai KPPN Tarakan berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an secara bersama-sama, yang kemudian ditutup dengan doa khataman pada kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur.
Setelah sambutan Kepala Kantor, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan, Bapak H. Syopyan, S.Ag., M.Pd. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam untuk kembali memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an.
Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab suci yang dibaca sebagai ibadah, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang memuat nilai-nilai moral, etika, serta prinsip kehidupan yang relevan untuk diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai tersebut, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan amanah, juga sangat penting untuk diterapkan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Dalam tausiyahnya, narasumber juga mengingatkan bahwa aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an perlu senantiasa dijadikan landasan dalam setiap tindakan, sikap, maupun pengambilan keputusan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Dalam sesi tersebut, salah satu pegawai KPPN Tarakan, Bapak Wishnu Wardhana, mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana cara menjaga kestabilan iman yang dalam kehidupan sehari-hari sering mengalami pasang surut.
Menanggapi pertanyaan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa menjaga kestabilan iman dapat dilakukan melalui berbagai upaya, antara lain dengan menjaga konsistensi dalam melaksanakan ibadah, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an, memperkuat lingkungan pergaulan yang positif, serta senantiasa melakukan introspeksi diri dan memperbaiki niat dalam setiap aktivitas yang dilakukan.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para pegawai terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan serta menyimak dengan penuh perhatian berbagai pesan moral dan spiritual yang disampaikan oleh narasumber.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, narasumber memimpin doa khataman Al-Qur’an sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan keluarga besar KPPN Tarakan dalam mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh pegawai untuk mempererat hubungan silaturahmi di luar aktivitas pekerjaan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, yang semakin menambah kekhusyukan suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Selain kegiatan pembinaan spiritual, dalam rangkaian acara ini KPPN Tarakan juga melaksanakan penyerahan bantuan bakti sosial berupa paket sembako kepada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan KPPN Tarakan. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar KPPN Tarakan kepada seluruh pegawai yang telah turut mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kantor.
Melalui kegiatan Bimbingan Mental dan Kerohanian ini, diharapkan seluruh pegawai KPPN Tarakan dapat semakin memperkuat keimanan serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen KPPN Tarakan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan akuntabel, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual, integritas, dan kebersamaan.
Ke depan, kegiatan pembinaan mental dan spiritual seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun karakter pegawai yang tidak hanya unggul dalam kinerja, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.