Sudah mahfum bahwa dalam dunia kerja kadang terjadi konflik antar sesama. Konflik yang sering mampu diatasi dengan baik, namun tak jarang eskalasinya justru meluas hingga mengancam kinerja unit. Hal tersebut terjadi karena kemampuan tiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda.
Dalam buku Personality Plus karya Florence Littauer, karakter setiap individu terbagi menjadi empat yakni Kholeris, Sanguinis, Melankolis dan Plegmatis. Antar karakter tersebut memiliki keunikannya masing-masing. Apabila pola komunikasi yang dibangun tidak mampu menjembatani perbedaan karakter tersebut, maka potensi konflik akan terjadi.
Hal itulah yang riuh redam terdengar di lantai lima Gedung Keuangan Negara Aceh, kemarin (04/10), saat dihelat Seminar Motivasi Peningkatan Kualitas Pegawai dengn Tema ”Mengenal Orang Lain”. Sebanyak 53 pegawai dan pejabat dari Kanwil DJPB Provinsi Aceh dan KPPN Banda Aceh yang hadir, dibuat tercengang oleh trainer motivasi nasional Untung Subroto Dharmawan. Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang kemudian beralih mengambil jurusan psikologi di Universitas Indonesia tersebut, membongkar mindset peserta yang senantiasa merasa yakin dengan karakternya dan tertutup menerima pihak lain yang memiliki karakter berbeda.
”Jika seseorang menggunakan emosi orang tua, maka lawan bicara harus mampu menyesuaikan. Jika tidak, maka akan terjadi peperangan antar mereka,” ungkapnya diangguki mayoritas peserta. Materi-materi yang disampaikan oleh trainer asal lampung tersebut, membuat peserta berdecak kagum. Seeolah-olah komunikasi yang dibangun oleh peserta selama ini, jauh dari pola ideal yang harusnya dilakukan. Padahal, apabila
pola komunikasi yang dibangun menggunakan materi-materi yang disampaikan oleh trainer, peluang terjadinya konflik dapat diminimalisir.
Diakhir sesi, hampir seluruh peserta dianalisis kecenderungan kepribadiannya. Seluruh peserta nampak sumringah mengakhiri training motivasi yang dihelat Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh tersebut. Seluruh peserta diingatkan untuk senantiasa berkinerja dan bersinergi dalam mendukung target-target yang dibebankan pada organisasi. ”Dengan seminar motivasi pagi ini, kedepan diharapkan akan terjadi sinergi antar seluruh pejabat maupun pegawai. Karena, hal tersebut akan mendukung kinerja organisasi menjadi lebih baik lagi,”Ungkap Kakanwil dalam sambutannya. Terakhir, harap beliau, semakin rendah konflik antar sesama pegawai, akan berdampak positif pada peningkatan kinerja organisasi. (FS)

