Padang, 19 November 2025 — Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat menerima kunjungan Bupati Kepulauan Mentawai dalam rangka memaparkan agenda strategis pembangunan daerah serta memperkuat koordinasi terkait dukungan pengelolaan keuangan negara bagi percepatan pembangunan wilayah kepulauan tersebut. Kunjungan ini diterima oleh jajaran pimpinan Kanwil DJPb Sumbar, dimana Bupati menjelaskan berbagai prioritas yang saat ini menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dalam pemaparannya, Bupati menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Lapas Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pagai Selatan. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 100 hektar dengan memperhatikan aspek keselamatan seperti kontur tanah yang aman dari risiko tsunami serta desain bangunan yang direncanakan tahan gempa. Bupati berharap pembangunan Lapas Tipikor tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan layanan publik di wilayah sekitar.
Bupati juga menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan jalan pesisir barat di empat pulau utama Mentawai yang dinilai sangat strategis untuk menurunkan biaya logistik, membuka akses wilayah produksi perkebunan dan perikanan, serta memperkuat ketahanan pangan. Total kebutuhan anggaran untuk pembangunan jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 miliar, sementara alokasi awal masih terbatas sehingga pelaksanaan akan dilakukan secara bertahap sesuai tingkat prioritas.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten terus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), antara lain melalui pengelolaan potensi sarang walet yang tersebar di beberapa kawasan pesisir serta pengembangan wisata surfing yang telah lama menjadi daya tarik internasional bagi Mentawai. Untuk memastikan penerimaan daerah lebih transparan dan akurat, digitalisasi retribusi surfing direncanakan menjadi langkah strategis yang akan ditempuh.
Dalam sektor perikanan, Bupati menjelaskan bahwa Mentawai memiliki potensi besar untuk menghasilkan komoditas bernilai tinggi seperti kerapu dan lobster. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah menyiapkan rencana pembangunan pabrik es, cold storage, dan sentra pengolahan hasil perikanan guna meningkatkan kualitas, kapasitas, dan daya saing produk laut Mentawai. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi bagi sektor kesehatan, perikanan, dan pariwisata, pemerintah daerah juga tengah mengkaji pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 20 MW yang akan ditempatkan di empat pulau utama.
Kanwil DJPb Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas pemaparan tersebut dan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pembinaan fiskal serta fasilitasi pengelolaan APBN di daerah. Melalui koordinasi yang baik, Kanwil DJPb Sumbar siap mendukung kelancaran tata kelola keuangan negara yang berkontribusi pada akselerasi pembangunan di wilayah kepulauan seperti Mentawai.






