
JAKARTA - KPPN Jakarta I menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Implementasi Layanan Treasury Connect Tahap I pada Selasa (16/12). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Microsoft Teams dan diikuti oleh satuan kerja mitra KPPN Jakarta I. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dalam meningkatkan kualitas layanan kepada para pemangku kepentingan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala KPPN Jakarta I, Bapak Jamaludin Ambo Dai. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen DJPb untuk senantiasa memberikan layanan terbaik secara berkelanjutan kepada para mitra kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan kemudahan layanan, peningkatan fasilitas, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam koordinasi dan konsultasi pengelolaan keuangan negara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Treasury Connect merupakan pengembangan dari konsep Layanan Bersama yang sebelumnya telah berjalan di beberapa KPPN, khususnya di wilayah Jakarta. Melalui Treasury Connect, cakupan layanan menjadi lebih luas karena satuan kerja tidak lagi terbatas hanya berkonsultasi pada KPPN mitra, melainkan dapat memanfaatkan layanan lintas KPPN sesuai kebutuhan. Pada tahap awal, implementasi Treasury Connect mencakup KPPN dan satuan kerja di wilayah aglomerasi Jabodetabek, sebelum nantinya diterapkan secara nasional.
Pada kesempatan tersebut, Kepala KPPN Jakarta I juga mengajak seluruh satuan kerja mitra untuk memanfaatkan Treasury Connect sebagai sarana konsultasi dan bimbingan terkait pelaksanaan anggaran. Namun demikian, untuk layanan tertentu seperti pencairan dana dan akses aplikasi SPAN, pelaksanaannya tetap dilakukan melalui KPPN mitra masing-masing. Selain itu, beliau menyampaikan apresiasi kepada satuan kerja mitra yang tetap berpartisipasi aktif di tengah kesibukan mengawal akhir tahun anggaran, serta mengimbau agar seluruh pihak bersama-sama menjaga integritas. Ditekankan kembali bahwa seluruh layanan KPPN diberikan tanpa biaya dan bebas dari gratifikasi.
Materi sosialisasi Treasury Connect disampaikan oleh Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Terampil KPPN Jakarta I, Bapak Slamet Hidayat. Dalam paparannya dijelaskan bahwa implementasi Treasury Connect mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Kep-74/PB/2025 dan merupakan salah satu quick win DJPb dalam mendukung kelancaran pencairan APBN serta monitoring pelaksanaan anggaran.
Treasury Connect bertujuan untuk memperluas cakupan layanan konsultasi dan asistensi kepada satuan kerja, meningkatkan kualitas layanan DJPb, serta mendukung transformasi digital dan modernisasi treasury. Layanan ini memungkinkan satuan kerja memperoleh konsultasi dan asistensi di KPPN non-mitra melalui sistem terintegrasi pada aplikasi MyIntress, sejalan dengan konsep Front Office Layanan Bersama DJPb.
Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan mekanisme penjadwalan dan pelaksanaan layanan Treasury Connect. Satuan kerja melakukan pemesanan layanan melalui aplikasi MyIntress paling cepat lima hari kerja sebelum pelaksanaan dan paling lambat pada hari pelaksanaan. Setiap layanan didukung dengan sistem verifikasi, dokumentasi hasil konsultasi, serta pemberian umpan balik oleh satuan kerja guna menjaga kualitas layanan.
Pada tahap piloting, Treasury Connect dilaksanakan di wilayah KPPN lingkup Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, termasuk KPPN Jakarta I sampai dengan KPPN Jakarta VII, serta KPPN Tangerang, Bogor, dan Bekasi. Pelaksanaan Tahap I dimulai pada 17 Desember 2025 dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencakup seluruh KPPN secara nasional.
Melalui implementasi Treasury Connect, DJPb berharap dapat semakin mendekatkan layanan kepada satuan kerja, memberikan kemudahan akses konsultasi lintas KPPN, serta mendukung pengelolaan keuangan negara yang lebih optimal, efektif, dan akuntabel.
***
KPPN Jakarta I, IHSAN !!!
Inovatif, Harmonis, Sigap, Akuntabel, Nyaman



