![]() |
Pelaporan capaian output merupakan bagian penting dalam proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L). Pada Tahun Anggaran 2026, mekanisme ini tetap menjadi indikator utama dalam penilaian kinerja anggaran pada sisi aspek hasil pelaksanaan anggaran yang memiliki bobot paling besar yaitu 25%. Melalui aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi), satuan kerja (satker) diwajibkan menyampaikan data capaian output secara periodik, akurat, dan sesuai ketentuan. Pelaporan ini tidak hanya menggambarkan tingkat serapan anggaran, tetapi juga kualitas hasil belanja pemerintah. Saat ini pelaporan capaian output tahun 2026 sudah dapat di lakukan dengan diawali proses assestment Rincian Output (RO) oleh eselon I satker kemudian dilanjutkan oleh Kementerian/ Lembaga untuk di setujui oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA). Assestment RO bertujuan agar terbentuk standarisasi cara pelaporan, knowledge management dan meningkatkan kualitas data capaian RO sebagai data yang reliable untuk analisis. Assestment RO dilakukan sesuai dengan kategori Jenis RO – Statis/Dinamis, cara pelaporan (tahapan, otomatis atau periodik, polarisasi capaian (maximize/minimize) dan polarisasi waktu (stabilized/time efficiency). |












