Klaten, 7 Mei 2026 – KPPN Klaten menyelenggarakan kegiatan Press Release Kinerja APBN Periode April 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan Regional Asset and Liabilities Committee (ALCo) dan upaya penyampaian informasi fiskal kepada masyarakat, satuan kerja, serta pemerintah daerah di wilayah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPPN Klaten, Tukima, dan dihadiri oleh perwakilan satuan kerja lingkup KPPN Klaten.
APBN 2026 Fokus pada Program Prioritas Nasional
Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026, pemerintah menetapkan pendapatan negara sebesar Rp3.153,6 triliun dan belanja negara sebesar Rp3.842,7 triliun, dengan defisit sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68 persen terhadap PDB. Prioritas anggaran diarahkan pada berbagai program yang berdampak langsung kepada masyarakat, antara lain:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp335 triliun untuk 82,9 juta penerima.
- Anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun.
- Perlindungan sosial sebesar Rp508,2 triliun.
- Ketahanan energi sebesar Rp402,4 triliun.
- Ketahanan pangan sebesar Rp164,7 triliun.
- Sektor kesehatan sebesar Rp244 triliun.
Realisasi APBN di Wilayah Kerja KPPN Klaten
Sampai dengan 30 April 2026, realisasi belanja APBN pada wilayah kerja KPPN Klaten mencapai Rp1,65 triliun atau 34,32 persen dari total pagu sebesar Rp4,80 triliun. Realisasi tersebut terdiri dari:
- Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp367,4 miliar (28,8 persen dari pagu).
- Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,28 triliun (40,55 persen dari pagu).
Transfer ke Daerah Terus Mendukung Pembangunan Daerah
Realisasi Transfer ke Daerah hingga April 2026 mencapai Rp1,06 triliun atau 33,61 persen dari total alokasi. Komponen terbesar berasal dari:
- Dana Alokasi Umum (DAU): Rp685,94 miliar.
- DAK Nonfisik: Rp74,46 miliar.
- Dana Desa: Rp98,64 miliar.
- Dana Bagi Hasil (DBH): Rp1,96 miliar.
Untuk masing-masing daerah:
- Kabupaten Klaten menerima transfer sebesar Rp644,47 miliar.
- Kabupaten Boyolali menerima transfer sebesar Rp454,29 miliar.
Hingga April 2026, pendapatan negara yang tercatat di wilayah kerja KPPN Klaten mencapai Rp711,52 miliar, terdiri atas:
- Penerimaan perpajakan sebesar Rp518,74 miliar.
- Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp192,78 miliar.
Dukungan APBN untuk Program Strategis Nasional
Pelaksanaan Program Strategis Nasional di Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.
- Kabupaten Klaten: 157 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
- Kabupaten Boyolali: 124 SPPG.
- Kabupaten Klaten telah menyelesaikan pembangunan fisik 90 gedung dari 381 lokasi dan 50 koperasi telah menerima bantuan mobil operasional.
- Kabupaten Boyolali telah membangun 250 gedung dari target 267 lokasi, dengan 138 gedung telah selesai 100 persen.
- Boyolali: 133 unit rumah subsidi.
- Klaten: 32 unit rumah subsidi.
Ketahanan Pangan
Pada April 2026 juga dilaksanakan pelatihan ketahanan pangan lokal berupa pelatihan pembuatan sirup jamu yang bertujuan meningkatkan keterampilan UMKM dan kelompok wanita dalam diversifikasi produk pangan lokal sekaligus melestarikan minuman tradisional Indonesia.














